PGRI Riau Mencari Langkah Antisipasi Agar LGBT Tidak Masuk Lingkungan Pendidikan
RIAU, KILASRIAU.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau turut menyoroti berkembangnya kasus Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Bumi Lancang Kuning.
Di himpun dari CAKAPLAH.com ahad (18/11/2018) Ketua PGRI Riau Dr. H.Syahril, Spd, MM mengatakan, baik dari informasi yang diterima dari media televisi maupun data dari Kesbangpol tentang perkembangan LGBT di Riau membuat PGRI Riau mencari langkah untuk mengantisipasi hal yang dilarang tersebut.
"Yang sudah kita lakukan yakni dengan mengundang utusan utusan sekolah, untuk menghadiri seminar yang berkaitan tentang materi bagaimana mengantisipasi jangan sampai LGBT beredar luas dan masuk ke dalam lingkungan sekolah," kata Syahril.
- Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Dapat Rekomendasi Bupati Inhil ke Universitas di Arab Saudi
- Pemkab Inhil Dukung Ranperda Baca Tulis Al-Qur’an, Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
- Raih Pemuncak dari 1.700 Santri, Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Harap Rekomendasi Bupati Inhil untuk Beasiswa LPDP
- Buka Ramadhan Fair UMKM Inhil, Bupati Ajak Pelaku UMKM Majukan Perekonomian Inhil
- Polsek Kuibdra Turun Tangan, Siswa SDN 020 Sapat Terima Bantuan Sekolah dari Polres Inhil
Ia melanjutkan, jangan kan dengan action langsung, informasi mengenai LGBT ini juga seharusnya tidak didengar oleh siswa karena menurutnya anak-anak sekolah ada dimana fase umur dan tingkat keingintahuan yang sangat tinggi.
"Anak-anak ni kan kalau disebut-sebut dia ingin tau kan, jadi bagaimana kita mengunci rapat sekaligus memantau terhadap sekolah masing-masing, ini merupakan suatu hal yang dilarang dan berbahaya, tak elok lah kalau sampai ke dunia pendidikan," kata Syahril lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, PGRI sebagai pihak terkait yang bertanggungjawab dan punya moral agar pendidikan berkualitas, untuk itu PGRI mencarikan langkah langkah dengan unsur-unsur terkait.
"Ini akan kita kembangkan terus, walaupun informasi itu belum terlalu menonjol di lingkungan sekolah, tapi kita juga sedah menutup walaupun kecil kecil informasi tersebut, agar bagaimana perkembangannya tidak masuk ke ranah sekolah, dan perkembangan di luar pun harus segera dihentikan, kita wajib antisipasi sedini mungkin," tukasnya.

Tulis Komentar