6 Siswa Yang Aniaya Nenek ODGJ di Medan Akui Hanya Iseng
KILASRIAU.com,- Video enam remaja di Tapanuli Selatan menganiaya seorang nenek menjadi viral di media sosial.
Korban diketahui mengidap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa itu terjadi di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, pada Sabtu (19/11/2022).
Keenam remaja berinisial IH, ZA, VH, AR, RM dan ASH, merupakan pelajar di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Tapanuli Selatan.
- PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
- Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Dua Saksi Kader IMM Resmi Diperiksa: Tim Advokasi Desak Penyidik Kembangkan Bukti CCTV DPRD Riau dan Tuntut Langkah Progresif
- Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
"Mereka memukul ibu itu dengan sebatang kayu. Pelakunya sama dan korbannya juga sama," kata Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni, dilansir dari Tribunnmedan.com.
Selain itu, di hadapan polisi para pelaku mengaku perbuatan itu dilakukan saat mereka bolos sekolah. Lalu saat melihat korban, para pelaku muncul niatan iseng.
"Dari hasil pemeriksaan sementara iseng. Sambil bolos sekolah di hari Sabtu itu, mereka iseng berhentilah mau beri rokok sama korban, lalu satu orang pelaku terlalu over sehingga menendang korban," jelas Imam.
Sementara itu, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan dan pembinaan kepada para pelaku.
Rencananya, polisi akan berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan agar dapat memberikan efek jera kepada para pelaku.
“Jadi rencananya kami akan menyerahkan dulu kepada orang tua, tokoh masyarakat, kepala sekolah mereka, dan juga Dinas Pendidikan, untuk melaksanakan pembinaan karakter," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam video berdurasi 13 detik itu tampak para pelajar itu menggunakan sepeda motor menghampiri seorang nenek yang sedang berjalan.
Lalu, beberapa pelajar berbincang dengan nenek itu, dan tiba-tiba seorang pelajar turun dari atas motor langsung menendang korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi segera mencari keberadaan korban. Rencananya, polisi dan Dinas Sosial Tapanuli Selatan akan membawa korban ke rumah sakit di Medan untuk dirawat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, untuk bersama-sama mencari keluarga korban, dan juga kita melaksanakan rehabilitasi di Dinas Sosial," jelas Imam.

Tulis Komentar