Pasca Harimau Serang 4 Ternak, Warga Inhil Riau Takut Berkebun
KILASRIAU.com - Sudah empat ekor sapi milik warga Desa Teluk Nibung, di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau diserang harimau liar. Kini sebagian warga takut untuk pergi ke kebun karet.
"Sejak harimau masuk ke perkampungan kami, warga pun sekarang pada takut untuk pergi ke kebun karetnya," kata Kades Teluk Nibung, Sucipto, Selasa (30/10/2018).
Sucipto menjelaskan, bagi warga yang memiliki kebun kareta yang jauh dari pemukiman penduduk, mereka tak berani lagi untuk menakik pohon karetnya. Mereka khawatir nantinya bertemu dengan si raja hutan.
- Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Pcs Masker dan Oksigen untuk Pelalawan
- Mandi Bersama Istri di Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Hanyut dan Tenggelam
- Mafirion Kecam Penyanderaan 9 Anak di Papua: Bebaskan Mereka, Keselamatan Tak Bisa Ditawar!
- Kecelakaan Antara Speedboat dengan Pompong di Sungai Indragiri, Tidak Ada Korban Jiwa
- Api Lahap Rumah Warga di Tembilahan, Kerugian Materiil Diperkirakan Rp350 Juta
"Warga saya banyak yang takut ke kebun, terutama kebun karetnya yang jauh dari pemukiman," katanya.
Sucipto menjelaskan, pasca harimau masuk kampung sejak akhir September dan Oktober ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Kita juga sudah sampaikan ke pihak Polsek dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Riau," kata Sucipto.
Pihaknya khawatir bila masalah ini tidak ditangani akan menjadi konflik. Masyarakat juga tidak ingin menjadi korban dalam masalah tersebut.
"Warga serba salah, satu sisi harimau satwa yang dilindungi. Sisi lain, warga juga takut kalau menjadi korban," kata Sucipto.

Tulis Komentar