Dua Pelaku Pencurian Tower PLN Dikamar Berhasil Ditangkap Polisi
Kilasriau.com - Dua pencuri besi tower milik PLN di Kampar, Riau ditangkap. Besi yang dicuri dan dijual para pelaku seharga Rp 150 ribu tersebut ternyata membuat PLN merugi Rp 2 miliar.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan kedua pelaku adalah EDI (45) dan GUN (25). Keduanya ditangkap setelah dilaporkan Manajer ULTG Pasir Putih PT PLN, Rizki Firdaus.
"Dua pelaku utama pencurian besi tower milik PLN telah diamankan tim gabungan. Kedua pelaku inisial EDI dan GUN," kata Sunarto, Jumat (19/8/2022).
- Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
- Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi
- ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?
- Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat medsos facebook tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja Kec. Kateman
- Bea Cukai Aceh Gagaglkan Peredaran 356.480 Batang Roko IIegal Melalui Jasa Titipan
Setelah tertangkapnya EDI dan GUN, total sudah ada tiga pelaku ditangkap. Satu di antaranya adalah penadah berinisial MUH (28).
"Sudah dilakukan gelar perkara terkait peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan dan dilakukan penetapan tersangka," katanya.
Sunarto mengatakan uang hasil penjualan besi digunakan untuk membeli narkoba. Di mana keduanya adalah pecandu narkoba.
Asisten Manajer Komunikasi dan Manajemen Stakeholder PLN UIP3BS, Adri Yunanda Putra mengatakan PLN mengalami rugi Rp 2 miliar setelah insiden robohnya 2 tower. Di mana satu tower nilainya berkisar Rp 1 miliar.
"Besi siku yang hilang dilaporkan sekitar Rp 250 juta (sesuai BAP di kepolisian), tetapi berakibat robohnya tower senilai perkiraan Rp 1 M per tower. Sehingga total kerugian PLN sekitar Rp 2 miliar," katanya.
Sebelumnya Kapolsek Siak Hulu, Kompol Rusyandi Siregar mengatakan pelaku ditangkap di gudang besi tua di Kubang, Siak Hulu. Di mana polisi mengidentifikasi adanya 16 besi diduga milik PLN yang hilang dicuri.
"Kemarin kami cek seluruh gudang-gudang besi tua setelah adanya laporan yang kami terima. Ternyata didapati ada besi dan kita curigai milik PLN yang hilang," kata Siregar, Juli lalu.
Setelah diperiksa, pelaku mengakui telah membeli 16 batang besi dari 2 orang pria tidak dikenal Rp 150 ribu. Besi tua itu ada 16 batang dan memiliki kode khusus.
"Kami dan PLN sudah cek, ternyata benar besi itu yang dicuri karena ada kode yang teridentifikasi PLN. Pelaku mengaku besi 30 Kg dan dibeli Rp 150 ribu," katanya.

Tulis Komentar