Dari Satu Hektare Harapan, BUMDes Betobo Koto Taluk Panen Jagung Perdana, Camat dan Kapolsek Dorong Kemandirian Desa
TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Hamparan tanaman jagung yang menguning di Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, menjadi saksi tumbuhnya harapan baru dari desa. Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan dan membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Betobo menggelar panen jagung perdana, Sabtu (20/6/2026).

Panen yang dilaksanakan di lahan seluas satu hektare itu diperkirakan menghasilkan maksimal empat ton jagung. Meski belum dalam jumlah besar, hasil tersebut menjadi tonggak awal bagi pengembangan sektor pertanian desa yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan panen perdana itu turut dihadiri Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., Camat Kuantan Tengah Eka Putra, S.Sos., M.Si., Kasi PMD Kecamatan Kuantan Tengah Toni Afrison, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kuantan Tengah, Penjabat Kepala Desa Koto Taluk Riza Andika, S.H. beserta perangkat, Ketua BPD Koto Taluk Yuliadi, serta Direktur BUMDes Betobo Robby Angriawan, S.Pd.
Suasana penuh kebersamaan terlihat di tengah ladang yang menjadi tempat dipanennya hasil kerja berbulan-bulan tersebut. Bagi masyarakat Koto Taluk, panen perdana ini bukan sekadar memetik jagung, tetapi juga memanen optimisme bahwa desa mampu tumbuh dan mandiri melalui pengelolaan potensi yang dimiliki.
Direktur BUMDes Betobo, Robby Angriawan, S.Pd., mengatakan bahwa budidaya jagung ini merupakan salah satu langkah awal dalam mengembangkan usaha produktif yang dikelola BUMDes.
"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan panen perdana. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan menjadikan BUMDes sebagai wadah yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami berharap usaha seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi desa," ujar Robby.
Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Pemerintah Desa Koto Taluk bersama BUMDes Betobo.
"Panen jagung perdana BUMDes Betobo Desa Koto Taluk ini merupakan langkah positif dalam upaya mendorong ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat desa. Kami mengapresiasi semangat Pemerintah Desa dan pengurus BUMDes dalam memanfaatkan lahan produktif. Harapan kami, program seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kecamatan Kuantan Tengah. Pemerintah kecamatan siap memberikan dukungan agar BUMDes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa," kata Eka Putra.
Penjabat Kepala Desa Koto Taluk, Riza Andika, S.H., mengatakan panen jagung perdana BUMDes Betobo merupakan bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui semangat kebersamaan dan pengelolaan yang baik.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan panen jagung perdana BUMDes Betobo. Ini bukan sekadar memanen hasil tanaman, tetapi juga memanen semangat dan harapan baru bagi masyarakat Desa Koto Taluk. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari pengurus BUMDes, BPD, kelompok yang terlibat, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, hingga Forkopimcam Kuantan Tengah."
"Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. Ke depan, kami berharap BUMDes Betobo dapat terus berkembang dengan berbagai usaha produktif lainnya, sehingga keberadaannya benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."
"Panen perdana di lahan seluas satu hektare dengan perkiraan hasil maksimal empat ton ini menjadi awal yang baik. Semoga langkah kecil yang kita mulai hari ini dapat terus berlanjut dan menjadi pondasi bagi terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Kami optimistis, dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Desa Koto Taluk mampu menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat."
Apresiasi serupa disampaikan Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H. Menurutnya, sektor pertanian merupakan bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami dari Polsek Kuantan Tengah sangat mengapresiasi langkah BUMDes Betobo dan Pemerintah Desa Koto Taluk yang telah berupaya mendukung program ketahanan pangan melalui sektor pertanian. Panen jagung perdana ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong, desa mampu menciptakan usaha yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kepolisian siap mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif sehingga program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik," ujar AKP Linter Sihaloho.
Ketua BPD Koto Taluk, Yuliadi, juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai upaya pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BUMDes. Menurutnya, keberadaan BUMDes harus mampu menjadi instrumen yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan membuka peluang usaha yang lebih luas.
Di bawah langit Koto Taluk yang cerah, bulir-bulir jagung yang dipanen dari lahan seluas satu hektare itu menjadi simbol bahwa harapan dapat tumbuh dari tanah yang dikelola dengan kesungguhan. Dari ladang sederhana tersebut, masyarakat tidak hanya memanen hasil pertanian, tetapi juga menanam keyakinan bahwa desa memiliki kekuatan untuk berdiri di atas kakinya sendiri.

Empat ton hasil panen mungkin hanyalah permulaan. Namun dari permulaan itu, BUMDes Betobo tengah merintis jalan menuju kemandirian ekonomi desa. Sebab, dari tanah yang subur dan semangat kebersamaan yang terjaga, cita-cita besar tentang kesejahteraan masyarakat selalu menemukan jalannya untuk tumbuh.*(ald)

Tulis Komentar