Masyarakat Baserah Kesal Terhadap Kapolres, Diduga Asal Main Tangkap Wakil Rakyat
BASERAH, KUANSING - Terkait penggerebekan sebuah rumah di kecamatan Kuantan Hilir oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi (Kuansing) yang berhasil mengamankan Salahsatu Oknum anggota DPRD Kuansing yang berinisial RN, dikesalkan oleh masyarakat Baserah.
Pasalnya dengan penangkapan yang dilakukan pihak resnarkoba Kuansing terhadap inisial RN tidak didapati bukti. Bahkan setelah penangkapan itu, juga dilakukan tes urine namun hasilnya negatif.
Dikutip dari Goriau.com, mengenai hal ini, Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata tidak membantah diamankannya RN saat menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat mengkonsumsi narkoba. Hanya saja, polisi tidak menemukan adanya barang bukti.
- Komisaris PT Tsalsa Yada Agrindo Diduga Beri Keterangan Palsu, Direktur Laporkan Balik ke Polda Riau
- Kasus Dugaan Pemerasan Oknum LSM Terungkap di Sidang, Saksi: Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
- Heboh Dugaan Pungli, Dinkes Inhil Klarifikasi Sistem Piket di Puskesmas Sungai Iliran
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Sita 29,5 Gram Sabu di Kecamatan Kempas
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Amankan 60 Gram Barang Bukti
"Laporan anggota, tidak ada BB (barang bukti) yang ditemukan. Sementara itu," ujar Rendra.
Karena tidak ada barang bukti dan hasil tes urine negatif, RN dipulangkan.
Masyarakat Kuantan Hilir, Baserah, Hendra Riko Purnomo, merasa sangat dirugikan dengan adanya aksi penangkapan terhadap inisial RN yang sebetulnya tidak terbukti ini. Masyarakat Baserah meminta agar Kapolres Kuansing membersihkan nama baik daerah yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat luas.
"Dengan adanya aksi tangkap ini sangat merugikan daerah kami," begitu kata Hendra Riko Purnomo yang juga selaku tokoh muda yang bergelar Datuk Panglimo Mudo.
"Untuk itu, saya minta kepada pihak Polres Kuansing agar segera membersihkan nama baik putra daerah kami," tutur Hendra Datuk.
Dimana, Datuk Panglimo Mudo yang merasa tumpah darahnya di Baserah ini, sangat menyayangkan dengan aksi asal main tangkap yang dilakukan pihak Polres Kuansing terhadap anak muda Kuantan Hilir yang juga seorang anggota Legislatif.
Menurut Datuk Panglimo Mudo yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kuansing, jika hal seperti yang dilakukan Polres Kuansing (asal main tangkap) terhadap Masyarakat di Kuansing, ini akan berdampak tidak baik.
Apalagi, kata Ketua IWO, tugas Polri adalah Mengayomi, Melindungi, dan Melayani masyarakat. "Saya selaku putra asli Baserah sangat menyayangkan aksi asal main tangkap masyarakat yang dilakukan oleh Polres Kuansing, terlebih itu adalah seorang Anggota DPRD Kuansing yang berasal dari dapil 2 Kuansing, lebih tepatnya lagi kampung kami Baserah. Jangan sampai timbul gejolak nantinya," demikian kata Hendra Riko Purnomo, Datuk Panglimo Mudo, Ketua IWO Kuansing menyampaikan.(*)


Tulis Komentar