Mahasiswa Kukerta Unri Mengadakan sosialisasi Gadget SDN 018 Kecamatan Bukit Batu
KILASRIAU.com - Mahasiswa kukerta Universitas Riau yang sedang menjalani KKN di desa Pakning Asal, kecamatan bukit batu, kabupaten bengkalis mengadakan sosialisasi mengenai penggunaan gadget pada anak.
Pelaksanaan sosialisasi gadget pada anak yang ditaja oleh mahasiswa kukerta desa Pakning Asal Universitas Riau ini disambut baik oleh kepala sekolah, majelis guru hingga siswa dan siswi sdn 018 kecamatan Bukit Batu.
Sosialisasi ini dilaksanakan pada kamis, 21 Juli 2022 di SDN 018 kecamatan Bukit Batu dan diikuti oleh siswa dan siswa kelas 4,5, dan 6 SDN 018 bukit batu.
- Transformasi Paradigma Restorative Justice dan Jaminan Perlindungan HAM Terpidana di Indonesia
- Konferkab VI PWI Inhil Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka
- 26 Penugasan Lintas Daerah! Kisah Fahriansyah, ASN Damkar Pekanbaru yang Kantongi Sertifikasi BNSP
- Rajut Persatuan dalam Bingkai Hukum, KNPI Inhil Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Inhil: Pemuda dan Adhyaksa Bersatu untuk Negeri
- Bentengi bullying dan kekerasan pada Santri, FKPP dan Kemenag Pekanbaru Gelar Santri Leadership Academy
Untuk diketahui dalam pelaksanaan ini pemateri dan moderator berasal dari tim kukerta Pakning Asal Universitas Riau.
Jadi pemateri menjelaskan tentang penggunaan gadget, mulai dari pengertian gadget, fungsi gadget hingga dampak positif juga negatif penggunaan gadget. Tujuan dari pengadaan sosialisasi ini ialah untuk memberikan edukasi dan pengetahuan terkait penggunaan gadget tersebut.
"Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya sosialisasi ini mampu memberikan edukasi dalam penggunaan gadget yang saat ini semakin berkembang serta teknologi yang semakin canggih," ujarnya.
Disisi lain Mahasiswa kukerta desa Pakning Asal Universitas Riau berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan manfaaat khususnya bagi siswa dan siswi SDN 018 kecamatan Bukit Batu.
"Alhamdulillah, sosialisasi ini berjalan dengan lancar hal ini ditandai dengan adanya umpan balik seperti keaktifan siswa dan siswi dalam memberikan dan menjawab pertanyaan selama sosialisasi berlangsung. Jadi dengan begitu kita berharap ini bisa benar-benar diimpor di kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Tulis Komentar