Kakek Desa Tamatto Harus Kehilangan Ibu Jari Tangan Kanan Akibat Gigitan Anjing Gila
Kilasriau.com - Teror anjing gila meresahkan warga Desa Tamatto, Kecamatan Ujung Kole, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Gigitan anjing liar tersebut sudah memakan empat korban. Mereka terluka dan harus menjalani perawatan medis.
Seorang kakek di Desa Tamatto, sampai harus kehilangan ibu jari tangan kanannya akibat gigitan anjing liar tersebut. Saat ini, korban gigitan anjing liar tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba.
- Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
- Personel Kodim 0314/Inhil Turut Bantu Padamkan Sijago Merah
- MBG Dapur 1 Capai 2.350 Penerima Manfaat, Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
Selain ibu jarinya terputus, gigitan anjing liar tersebut juga melukai pinggang kanannya. Salah seorang anak korban, Hajrah menyebutkan, bapaknya digigit anjing liar saat bersantai di halaman rumahnya.
"Saat itu sedang santai di halaman rumah, tiba tiba ada anjing gila datang dari arah belakang menggigit ibu jari bapak saya hingga terputus, lalu menggigit pinggang sebelah kanan," ujar Hajrah. Sementara tiga korban gigitan anjing liar, yang juga sempat dirawat di RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, akhirnya diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.
Akibat teror anjing liar tersebut, warga Desa Tematto, dibuat resah dan ketakutan. Anjing-anjing liar tersebut masih berkeliaran di sekitar rumah warga. Mereka berharap, pemerintah segera melakukan upaya mengatasi persoalan anjing liar tersebut.


Tulis Komentar