Setelah Menyiksa Bayinya Hingga Tewas, Perempuan Ini Menitipkan Bayinya Kepada Ibunya
Kilasriau.com - Bayi berusia lima bulan disiksa hingga tewas oleh ibu kandungnya di Surabaya Jawa Timur. Tak hanya itu, setelah mengetahui bayinya meninggal, E selaku ibu kandung malah meninggalkan bayi tersebut.
- Polsek Kempas Tangkap Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan di Sungai Gantang, Satu DPO Masih Diburu
- Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
- Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi
- ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?
- Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat medsos facebook tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja Kec. Kateman
Dilansir dari detikJatim, bayi berjenis kelamin laki-laki itu diketahui meniggal pada Kamis (23/6/202). E yang mengetahui anaknya meninggal, langsung pergi dan menitipkan bayinya kepada ibunya berinisial ESB atau nenek si bayi tersebut.
Kepada polisi, ESB mengatakan bahwa Kamis pagi itu, sekitar pukul 03.00 WIB, E pamit kepadanya pergi ke Yogyakarta dengan alasan ada acara kantor. Kepada ESB, E menitipkan cucunya yang ternyata sudah meninggal.
"Saksi (ESB) bilang (kematian bayi) sejak Kamis (23/6/2022) lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Dan mayatnya sudah membusuk di dalam kamar rumah tinggal saksi," kata Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya AKP Ristitanto kepada detikJatim, Sabtu (25/6/2022).
E kemudian mengancam ESB agar merahasiakan kejadian tersebut. ESB bahkan diancam dibunuh oleh putrinya sendiri. "Saksi diancam akan dibunuh oleh E apabila memberitahu orang lain tentang peristiwa itu," ujarnya.
Risti menyebut dugaan bahwa jenazah bayi itu merupakan korban penganiayaan oleh ibunya sendiri. Hal itu didapatkan berdasarkan keterangan dari nenek korban.
"Dari keterangan saksi, korban bayi sebelum diketahui meninggal dunia diduga dianiaya oleh ibu kandungnya E (anak kandung saksi) dengan cara dibanting di tempat tidur," ujarnya.

Tulis Komentar