HLUN ke 26, RSUD PH Tembilahan Berikan Edukasi Kesehatan di Yayasan Pantai Pondok Bhakti Lansia

KILASRIAU.com  - Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 26 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan datang berkunjung ke Yayasan Pantai Pondok Bhakti Lansia (YPPBL) jalan SKB Tembilahan, Kamis (2/6/22).

Kunjungan RSUD-PH Tembilahan juga bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Indragiri Hilir dan Klinik Kayu Jati.

Yang dimana peringatan HLUN ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lanjut usia untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai keberadaannya.

Kemudian kegiatan ini juga membuat edukasi kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan oleh dr spesialis penykit dalam , THT dan Neurologi serta memberi bantuan sekedarnya berupa obat-obatan dan makanan.

dr. Irianto SpPD. FINASIM merupakan salah satu dokter yang datang melakukan kunjungan mengatakan Kedatangan nya ini bersama dokter spesialis penyakit dalam, THT dan Neurologi, yang mana untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia, serta memberikan bantuan berupa obat-obatan serta makanan.

"Alhamdulillah pada hari ini kami bersama kawan-kawan berkesempatan hadir untuk berkunjung ke pantai lansia. Yang mana Kedatangan kami ini ingin melihat kelainan-kelainan yang mungkin bisa kami obati, misalnya masalah pendengarannya, penglihatannya dan lainnya," kata dr. Irianto .

Terlihat para dokter yang hadir memberikan pemeriksaan pada lansia kemudian akan diberikan pengobatan dengan menjadwalkan pemeriksaan dan juga diusahakan dari IDI mencari alat guna menunjang pemeriksaan.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap para lansia terdapat beberapa yang menderita penyakit katarak. Jadi, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis mata serta mengikut sertakan dalam pelaksanaan operasi katarak gratis yang akan dilaksanakan pihak RSUD PH Tembilahan. Sehingga sehari-harinya para lansia bisa tertolong, bisa melihat, dan mendengar dengan baik, tadi juga kita melihat sudah ada yang kontraktur, kakinya ini perlu untuk diluruskan agar nanti tidak melengkung terus," jelasnya.

Dikesempatan itu juga, dr. Irianto  menyebutkan terkait tempat tinggal menyarankan agar beberapa tempat seperti kamar mandi serta ruangan lainnya harus ramah, bersih dan nyaman. Terutama WC nya, harus WC duduk tidak WC jongkok, dan ada pegangannya, pintunya juga mestinya harus posisi dibuka arah keluar. Jadi kalau terkurung, mudah untuk di buka, dan tempat tidurnya juga harus yang layak dan aman bagi lansia, kasurnya juga harus yang rata, yang agak keras sedikit, jangan yang lunak, karena untuk meluruskan tulang belakangnya.

"Untuk itu saya sangat salut dengan para pengurus yang telah bersedia merawat para lansia, meskipun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti WC nya, tempat tidurnya, kenyamanan, kebersihan dan lainnya. Jadi melihat beberapa kendala mungkin kami bisa bantu baik dari Rumah Sakit maupun IDI kbupaten Inhil, PKRS dan dari para donatur yang lain. Sehingga para lansia ini dapat tertolong mengatasi masalahnya, mudah-mudahan lansia di Inhil bisa kita tangani sebaik-baiknya," ucapnya

Terakhir dr. Irianto berharap semoga Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Inhil dapat membantu khususnya bangunan yang layak untuk Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia. Mengingat saat ini masih dalam proses pembangunan tentunya sangat membutuhkan bantuan dana dan material.

"Tempat yang ada ini sudah cukup memadai   namun belum begitu layak untuk para lansia. Intinya kita bersyukur karena sudah ada tempat menampung nenek-nenek yang terlantar dan tidak memiliki sanak keluarga. Untuk itu berharap Pemda dapat membantu, khususnya untuk bangunan," harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia Yuliana Daud mengucapkan terimakasih atas kunjungan para dokter yang telah menyempatkan waktu untuk datang dan peduli terhadap lansia yang ada di Panti lansia.

"Terimakasih banyak atas kepedulian para dokter kepada nenek-nenek kita yang ada di panti, ini kunjungan para dokter yang kesekian kalinya, mudah-mudahan berkah, dan kita semuanya diberikan kesehatan dan kekuatan untuk selalu membantu nenek-nenek," tuturnya.

Dikesempatan itu juga Yuliana Daud yang akrab disapa Mak Yuli ini menyampaikan progres pembangunan Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia saat ini sudah sampai tahap pemasangan dinding dan kosen untuk tempat tinggal nenek-nenek. Untuk itu lah berharap dukungan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di kabupaten Inhil memberikan support agar bangunan gedung baru Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia bisa segera terealisasi," imbuhnya.






Tulis Komentar