Kembangkan Potensi Madu Sialang di Desa Teluk Kabung
KILASRIAU.com - Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memiliki potensi yang cukup besar untuk dijadikan tempat pengembangan madu sialang.
Sejak pasaran madu merambah ke luar negeri, harga jual madu sialang di daerah tersebut mengalami peningkatan. Bila sebelumnya hanya Rp50 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram.
Fakhruddin mengatakan, bahwa pengembangan madu tersebut sudah dimulai dari tahun 2005 dengan durasi tiga sampai empat bulan bisa memproduksi 3 ton.
- Data Perkebunan Kelapa Masyarakat yang Rusak Tidak Akurat, MOI Inhil: Warga Desa di Inhil Terancam tidak Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah
- Kades Bayas Disorot dalam Sengketa Lahan, Janji ke Warga Belum Terbukti
- Sinergi Ketua DPRD Inhil, PLN, dan Pemdes, Jaringan Listrik Segera Dibangun di Desa Sialang Panjang
- Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
- Musrenbang Desa Wonosari Tahun Anggaran 2027 Digelar, Libatkan Unsur Pemerintahan dan Masyarakat
Meski demikian, untuk tenaga pemanjat didatangkan dari Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing). Secara pengalaman mereka memang sudah biasa melakukan hal demikian.
Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan bersama Ketua DPRD sudah pernah menikmati langsung nikmatnya madu silang serta melihat langsung cara petani menanen madu.
‘’Peminat madu ini bukan saja dari daerah kita, tapi juga banyak yang dari luar bahkan hingga manca negara,” kata Bupati Inhil HM Wardan.(Advertorial)


Tulis Komentar