PAUD Kasih Ibu Jadikan Pos Damkar Kuansing Objek Ilmu Pengetahuan
TELUK KUANTAN - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan yang meliputi perkembangan agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini. Seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).

PAUD adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani dan jasmani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
- Polsek Kuibdra Turun Tangan, Siswa SDN 020 Sapat Terima Bantuan Sekolah dari Polres Inhil
- Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak 13–16 Tahun, Akademisi UIN Suska: Langkah Penting Jaga Moral Generasi Muda
- Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan Lewat Pembelajaran Biologi di SMA
- Kadisdik Riau Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Kendaraan ke Sekolah
- Puluhan GBD Inhil Adukan Nasibnya ke DPRD Komisi IV
Demikian halnya dengan yang dilakukan oleh pihak PAUD Kasih Ibu, desa Pasir Emas kecamatan Singingi, kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Dimana, PAUD Kasih Ibu di bawah pimpinan ibu Tin sebagai kepala sekolah, memberikan didikan pertumbuhan mental terhadap anak-anak didiknya dengan cara menjalankan program studi yang sistem belajarnya menggunakan Tema.

Menurut ibu Tin, saat ini Tema yang digunakan dalam studinya adalah Tema Pekerjaan, dengan sub Tema Profesi. Jadi dengan demikian, ibu Tin beserta para anak didiknya mendatangi dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai objek pembelajaran sub Tema profesi dengan Sub sub Temanya adalah Pemadam Kebakaran.
Disampaikan ibu Tin, hal ini bertujuan agar peserta didiknya secara langsung menyaksikan prosesi tindakan yang akan di ambil untuk memadamkan api jika terjadi suatu insiden kebakaran. Tidak hanya menyaksikan, tapi peserta didik juga diajarkan langsung mempraktekkan bagaimana cara melakukan pemadaman api tersebut.
"Iya, ini tujuannya agar anak-anak didik kita bisa mengetahui bagaimana cara memadamkan api saat terjadi kebakaran di wilayah sekitar kita," begitu kata kepala sekolah PAUD Kasih Ibu, desa Pasir Emas, kecamatan Singingi, kabupaten Kuansing, Riau, ibu Tin menyampaikan.

Ibu Tin berharap, dengan melakukan kunjungan secara langsung bersama peserta didiknya ke dinas Pemadam Kebakaran ini, agar menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak didik PAUD Kasih Ibu.
"Karena dengan begitu, peserta didik kita bisa melihat secara langsung bagaimana caranya para petugas-petugas pemadam kebakaran ini dalam memadamkan api. Dengan demikian, anak-anak didik kita lebih cepat memahami," demikian diungkapkan Kepala Sekolah PAUD Kasih Ibu desa Pasir Emas.
Terlihat anak-anak didik PAUD Kasih Ibu ini sangat bersemangat sekali mempraktekkan cara memadamkan api yang sengaja di sediakan oleh pihak dinas Damkar pada Rabu (09/03/2022) siang, di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kuantan Singingi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Damkar Drs. MARTONO, melalui Analis penyuluhan dan layanan informasi, bidang Pemadam kebakaran dan penyelamatan satpol pppkp, Isharyanto, ST mengatakan, giat yang dilakukan dinas Damkar ini adalah menerima kunjungan dari PAUD Kasih Ibu dalam rangka memberikan edukasi wisata.
"Yang mana, dalam hal ini juga memberikan pelajaran-pelajaran mengenai bagaimana cara mengantisipasi jika terjadi bencana kebakaran," begitu dikatakan Analis penyuluhan dan layanan informasi, bidang Pemadam kebakaran dan penyelamatan satpol pppkp, Isharyanto, ST.
Namun disamping itu, lanjut Isharyanto yang kerap disapa Ishar ini, "karena kondisi saat ini masih dalam keadaan covid, maka untuk anak-anak kita yang berkunjung ke Pos Damkar, kami tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes)," ujarnya.

Ishar berhadap, anak-anak PAUD yang berkunjung ke Pos Damkar ini, agar anak-anak PAUD faham apa yang harus dilakukannya jika terjadi peristiwa kebakaran di daerah sekitar tempat dimana anak-anak PAUD ini berdomisili. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Sebagai contoh, kata Ishar lagi, misalnya terjadi peristiwa kebakaran, anak-anak tau harus lari ke mana. Maka larilah ke luar rumah.!!
"Jadi, tidak ada lagi jika terjadi kebakaran yang menelan korban jiwa," imbuhnya.
Disampaikan Ishar, bahwa pada saat ini pihak Damkar belum bisa memberikan sosialisasi ke TK (Taman Kanak-kanak) ataupun PAUD yang ada di Kuantan Singingi.

"PAUD Kasih Ibu ini, adalah sekolah yang ke 4 mendatangi Pos Damkar dengan tujuan yang sama, dan besok pagi akan ada anak-anak peserta didik dari PAUD juga yang akan datang," ungkap Ishar.
"Kami berharap kepada TK atau PAUD, yang kedepannya kami tidak sempat mengunjungi untuk sosialisasi, kami persilahkan datang ke Pos Damkar kita ini," demikian kata Analis penyuluhan dan layanan informasi, bidang Pemadam kebakaran dan penyelamatan satpol pppkp, Isharyanto, ST menyampaikan.*


Tulis Komentar