Rapat Evaluasi Awal Tahun 2022, DPRD Inhil Sayangkan Dinkes dan Kecewa Terhadap Dinsos
KILASRIAU.com - Ketua komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Samino menyayangkan Dinas Kesehatan tidak menghadiri undangan yang telah dikirimkan rapat Evaluasi yang diselenggarakan di ruang komisi IV.
Padahal menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini, pihaknya telah mengirimkan surat undangan hadir dalam kegiatan tersebut.
"Kita sangat menyayangkan surat yang kita kirim tidak di indahkan oleh pihak dinas kesehatan, padahal dalam rapat Evaluasi ini sangat banyak pembahasan yang harus dibahas salah satunya terkait Jaminan Kesehatan (Jamkesda) yang telah diedarkan,"
ungkap Samino usai menggelar rapat Evaluasi, Selasa (04/01/22).
- Bupati Inhil jadi Narasumber Forum Rehabilitasi Mangrove, Harapkan Ekosistem Pulih, Ekonomi Masyarakat Pesisir Meningkat
- Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan BPBD Berikan Pemahaman Karhutla di Desa Kuala Lemang
- Kemnaker Terbitkan Permenaker tentang BSU 2026, Ini Persyaratan Penerimanya
- Kemnaker Perkuat Perencanaan Pengawasan Ketenagakerjaan untuk Lindungi Hak Pekerja
- Tingkatkan Daya Saing SDM Vokasi, Kemnaker Tekankan Kompetensi Nyata untuk Memasuki Dunia Kerja
Atas ketidak hadiran Dinas Kesehatan ini, lanjutnya, pihaknya kembali akan memanggil dan segera mengirimkan surat kepada Dinas terkait.
"Ya, tentu kita akan kirimkan lagi surat kepada Dinas terkait, untuk memberikan penjelasan atas ketidak hadirannya dalam pelaksanaan rapat Evaluasi malam ini," jelasnya.
Untuk diketahui, pembahasan evaluasi di awal tahun 2022 yang digelar Komisi IV DPRD Inhil ini berbarengan dengan undangan ke Dinas Sosial, namun pada pelaksanaan kemarin Dinas Kesehatan tidak hadir dan belum diketahui apa alasannya, sementara Dinas Sosial tampak hadir di dalam ruangan mengikuti rapat sesuai jadwal akan tetapi pihak DPRD Inhil tetap juga merasa kecewa karena Dinas Sosial dianggap belum maksimal melaksanakan Verifikasi dan Validasi DTKS yang sudah memiliki gelontoran dana sebesar 1.9 Milyar.

Tulis Komentar