Seorang Remaja Tenggelam di Sungai Desa Teratak Buluh
KILASRIAU.com - Seorang remaja berusia 14 tahun bernama Aulia Khaidir Jailani tenggelam di Sungai Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, masih dalam proses pencarian Tim Kansar, Ahad (31/10/21).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas A Pekanbaru, Ishak, S SiT, M.Si mengungkapkan bahwa sekira pukul 19:10 WIB Kansar Pekanbaru mendapat telpon dari Camat Siak Hulu.
"Bapak Fajri melaporkan bahwa pada pukul 16.30 WIB telah terjadi orang tenggelam di Desa teratak buluh, kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar, tepatnya dekat pasar teratak buluh," ungkapnya.
- Polsek Tempuling Gelar KRYD, Antisipasi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas
- Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
- Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
- Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
- Kompak, Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemdes Teluk Jira dan MPA Bahu-Membahu Atasi Karhutla
Dikatakan Ishak kronologis kejadiannya saat itu korban sedang bermandian dengan temannya. Saat sedang asyik mandi korban mengalami kram pada bagian kakinya.
"Korban sempat ditolong sama temannya. Namun, karena korban terlalu berat akhirnya terlepas dan tenggelam," kata Ishak.
Selanjutnya Ishak menuturkan bahwa pada pukul 19.24 wib pihaknya memberangkatkan satu tim rescuer kansar Pekanbaru dengan peralatan lengkap kelokasi kejadian.
"Pada pukul 20.20 wib tim rescuer kansar pekanbaru tiba dilokasi dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 22.00 wib dengan hasil masih Nihil," ungkapnya.
Terakhir Ishak mengatakan bahwa pencarian akan di lanjutkan hari ini pada Tanggal 1 November 2021. Pukul 07.00 wib. "Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian diantaranya dari Basarnas Pekanbaru, Polsek Siak Hulu, Satpol PP Siak Hulu , Tagana dan masyarakat setempat," imbuhnya. (**)

Tulis Komentar