Kunjungi Sekolah Madrasah di Tembilahan
Marlis Syarif : Kelak Mereka yang Akan Menjadi Penerus Bangsa
TEMBILAHAN, KILASRIAU.com - Berjumpa dan bisa berbagi bersama anak-anak itu merupakan kebahagian tersendiri dan tak ternilai harganya.
Hal tersebutlah yang diungkapkan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Inhil, Marlis Syarif saat melakukan kunjungangannya dan bertemu 153 pelajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Jalan Subrantas, Tembilahan bersama Kapolsek Tembilahan kota IPTU Zulhendra dan rombongan, Rabu (10/10/2018).
Kedatngan Marlis Syarif dan rombonganpun membuat pihak sekolah terkejut, pasalnya Belum pernah ada yang berkunjung ke sekolah mereka, apalagi Kapolsek dan Kabag Humas membagi-bagikan hadiah bagi siswa/i yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan.
- Upacara Hardiknas 2026 di Inhil Berlangsung Khidmat, Dorong Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Bupati Inhil Bacakan Amanat Mendikdasmen pada Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa
- Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti Gaungkan Edukasi Makan Sehat, Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Sejak Dini
- Penguatan Literasi di Inhil, Bunda Literasi Dorong OPD Hadirkan Pojok Baca
- Ketua Dewan Pendidikan Inhil Dorong Solusi Cepat Pembangunan SD Marginal Kuala Sebatu
Kepada awak media, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Inhil, Marlis Syarif menjelaskan bahwa kedatangannya itu atas nama pribadi.
Ia mengaku selalu merasa senang jika berjumpa dengan anak-anak, bahkan sejak menjabat sebagai Camat, dikatakannya berkunjung ke sekolah memang sudah rutin dilakukannya.
"Kita silaturahmi saja, jumpa dengan anak-anak, berbincang dan lain-lain, kita berharap kelak mereka-mereka nantinya yang akan menjadi generasi penerus bangsa," jelas Marlis Syarif.
Sementara itu, Kapolsek Tembilahan, IPTU Zulhendra menambahkan, kedatangannya ke sekolah tersebut untuk memberikan arahan kepada para pelajar terkait larangan penggunaan obat-obatan terlarang termasuk lem kambing.
Tidak hanya itu, ia juga mengajarkan anak-anak untuk tertib berlalu lintas, seperi tidak menyebrang sembarangan saat pergi maupun pulang dari sekolah.
"Kedatangan kita untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak, mana obat-obatan atau zat terlarang yang tidak boleh digunakan, dan bagaimana cara yang aman saat pergi dan pulang dari sekolaha," ujar Zulhendra. (***)

Tulis Komentar