14 Kali Gempa Susulan Guncang Situbondo
KILASRIAU.com - Gempa susulan terekam Badan Meterelogi Klimatologi Geofisika (BMKG) Karangkates, Kabupaten Malang, pasca gempa bermagnitudo 6,4 di timur laut Situbondo.
Dalam catatan BMKG Karangkates, gempa susulan terjadi sebanyak 14 kali, dimulai sejak pukul 02.22 hingga 09.25 WIB.
"Ada 14 kali gempa susulan yang terekam pasca gempa bermagnitudo 6,4 di timur laut Situbondo," ungkap Kepala BMKG Karangkates Musripan dilansir detikcom, Kamis (11/11/2018).
- Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
- Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
Musripan mengaku, getaran gempa-gempa susulan itu semakin lama semakin mengecil hingga pukul 09.25 WIB. "Gempanya semakin mengecil, perlu kami tegaskan soal itu. Mulai magnitudo 3,2 semakin mengecil ke 2,2 magnitudo," bebernya.
Namun Musripan mengungkapkan pihaknya juga belum menerima laporan terkait dampak gempa di wilayah Malang dan sekitarnya.
Diberitakan sebelumnya, gempa bermagnitudo 6,4 di timur laut Situbondo pada hari Kamis (11/10/2018) dini hari. Hampir seluruh warga di Situbondo merasakan getaran gempa tersebut. Namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan yang diterima BPBD Situbondo.
Imbas terburuk yang dirasakan akibat gempa ini justru dilaporkan terjadi di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura.
"Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya.
Untuk bangunan, diperkirakan 152 rumah mengalami kerusakan. "Rusaknya ada yang tembok retak hingga rumah roboh," kata Pelaksana Kecamatan Gayam, Zainur Rachman saat dihubungi terpisah.

Tulis Komentar