Upaya Melestarikan Makanan Khas Daerah, Tim Kukerta Ikut Pembuatan Bolu Berendam
KILASRIAU.com, Rengat - Melestarikan makanan tradisional di tengah maraknya makanan asing sangat penting untuk dilakukan. Tidak hanya menjadi bagian dari budaya, menjaga eksistensi kuliner tradisional dari makanan asing juga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Berdasarkan hal ini, Mahasiswa UNRI yang sedang melaksanakan KUKERTA di Kampung Besar Seberang, Rengat yang didampingi dosen pembimbing Rezi Abdurrahman, S.SE.Sy., M.Ak melaksanakan program kerja “Eksistensi Makanan Daerah” dengan ikut serta dalam pembuatan Bolu Berendam Mak Itam, salah satu UMKM yang ada di daerah tersebut.
Bolu Berendam merupakan makanan khas yang berasal dari Indragiri Hulu. Makanan khas yang berwarna kuning ini dinamakan bolu berendam karena terlebih dahulu bolu direndam dengan air gula dan kemudian dihidangkan dalam keadaan basah. Bolu berendam memiliki rasa yang amat manis, sehingga memiliki ciri khas tersendiri dengan bolu lainnya.
- PW MOI Inhil Himbau Petani Kelapa dan Organisasi Mahasiswa Waspada terhadap Agenda Terselubung soal Perkelapaan
- Kemnaker dan BSI Siapkan Perluasan Kerja Sama untuk Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
- Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang Sambangi Petani Semangka di Desa Kota Baru
- Dari Ladang di Pelosok Kateman, Polri dan Petani Panen 2 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan
- Jagung Pulau Palas Mulai Berbunga, Polisi Temukan Gangguan Hama Belalang
Tim kukerta melakukan kerjasama dengan salah satu UMKM Bolu Berendam di daerah tersebut dengan ikut serta dalam pembuatan bolu berendam. Nenek Juwanis atau biasa dipanggil Mak Itam merupakan salah satu orang yang membuat bolu berendam.
“Tidak sembarang orang bisa membuat bolu berendam. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membuatnya, karena membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi dan banyak pantanganya” tutur Mak Itam, Kamis (26/08/21).
Dalam membuat Bolu berendam tim kukerta membantu dan belajar cara pembuatan bolu berendam tahap demi tahap. Mulai dari mengocok telur yang dibutuhkan, memasukan tepung dengan perkiraan dan mencetak bolu tersebut lalu di masukan ke dalam air gula yang direbus. Dalam pembuatannya terdapat hal yang unik, bolu tersebut masih dimasak menggunakan kompor minyak dan ditutup dengan arang diatasnya. Guna untuk menjaga rasa dari bolu tersebut.
“Hal ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa dan menarik bagi kami mahasiswa KUKERTA yang membantu dalam membuat bolu berendam yang menjadi makanan khas daerah Indragiri Hulu” ujar Naftali Destira salah satu anggota tim KUKERTA
“Tidak hanya belajar cara membuatnya, akan tetapi juga mampu melestarikan makanan khas daerah dan menjaga eksistensi makanan tradisional, selain itu juga mampu membantu memasarkan usaha UMKM makanan tradisional salah satunya Bolu Berendam Mak Itam” tambahnya

Tulis Komentar