Upaya Melestarikan Makanan Khas Daerah, Tim Kukerta Ikut Pembuatan Bolu Berendam
KILASRIAU.com, Rengat - Melestarikan makanan tradisional di tengah maraknya makanan asing sangat penting untuk dilakukan. Tidak hanya menjadi bagian dari budaya, menjaga eksistensi kuliner tradisional dari makanan asing juga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Berdasarkan hal ini, Mahasiswa UNRI yang sedang melaksanakan KUKERTA di Kampung Besar Seberang, Rengat yang didampingi dosen pembimbing Rezi Abdurrahman, S.SE.Sy., M.Ak melaksanakan program kerja “Eksistensi Makanan Daerah” dengan ikut serta dalam pembuatan Bolu Berendam Mak Itam, salah satu UMKM yang ada di daerah tersebut.
Bolu Berendam merupakan makanan khas yang berasal dari Indragiri Hulu. Makanan khas yang berwarna kuning ini dinamakan bolu berendam karena terlebih dahulu bolu direndam dengan air gula dan kemudian dihidangkan dalam keadaan basah. Bolu berendam memiliki rasa yang amat manis, sehingga memiliki ciri khas tersendiri dengan bolu lainnya.
- Bupati Inhil Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Ramadan Fair 2026, Dorong Promosi Kreatif dan Penguatan Usaha Lokal
- Buka Wedding Expo dan UMKM Inhil Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Lokal
- PT Korindo Komplit Karbon Siap Tampung Pinang Petani Inhil Mulai 9 Maret 2026
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
Tim kukerta melakukan kerjasama dengan salah satu UMKM Bolu Berendam di daerah tersebut dengan ikut serta dalam pembuatan bolu berendam. Nenek Juwanis atau biasa dipanggil Mak Itam merupakan salah satu orang yang membuat bolu berendam.
“Tidak sembarang orang bisa membuat bolu berendam. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membuatnya, karena membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi dan banyak pantanganya” tutur Mak Itam, Kamis (26/08/21).
Dalam membuat Bolu berendam tim kukerta membantu dan belajar cara pembuatan bolu berendam tahap demi tahap. Mulai dari mengocok telur yang dibutuhkan, memasukan tepung dengan perkiraan dan mencetak bolu tersebut lalu di masukan ke dalam air gula yang direbus. Dalam pembuatannya terdapat hal yang unik, bolu tersebut masih dimasak menggunakan kompor minyak dan ditutup dengan arang diatasnya. Guna untuk menjaga rasa dari bolu tersebut.
“Hal ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa dan menarik bagi kami mahasiswa KUKERTA yang membantu dalam membuat bolu berendam yang menjadi makanan khas daerah Indragiri Hulu” ujar Naftali Destira salah satu anggota tim KUKERTA
“Tidak hanya belajar cara membuatnya, akan tetapi juga mampu melestarikan makanan khas daerah dan menjaga eksistensi makanan tradisional, selain itu juga mampu membantu memasarkan usaha UMKM makanan tradisional salah satunya Bolu Berendam Mak Itam” tambahnya


Tulis Komentar