Mahasiswa Kuansing Titip Pesan Setelah Kejari Laksanakan Sertijab Kasi PIDSUS Baru
Teluk Kuantan, KilasRiau.com - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi tengah gencar-gencarnya melakukan pemberantasan korupsi yang ada di negeri jalur ini.
Hal itu dibuktikan oleh Kajari Kuansing Hadiman, S.H., M.H serta direkam jejak media dalam berbagai cuitan yang berbunyi "Koruptor akan dikejar sampai ke lubang semut sekalipun". Hal itu tentu patut kita apresiasi bersama
Baru-baru ini Kejari Kuansing menyelenggarakan sertijab Kasi Pidana Khusus yang sebelumnya amanah itu di emban oleh Roni Saputra, S.H.
- DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
- Diiringi Doa dan Rasa Hormat, AKP Irwanto Tanjung Tinggalkan Polsek Pulau Burung Menuju Jabatan Kabag Ops Polres Inhil
- Bupati Herman Pimpin Prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata pada Resepsi Pernikahan Ica dan Raga
- Ketua KNPI Inhil, Mahmudin Apresiasi Kinerja Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 4,65 Miliar
- 128 Warga Ambil Bagian dalam Lacak Kamtibmas Polres Inhil Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80
Roni di kabarkan sedang mendapatkan promosi jabatan ke Kejaksaan Kota Padang, Sumatera Barat.
Nah sekarang posisi Roni di gantikan Jaksa muda dari lebong, yakni Imam Hidayat, S.H., M.H.
Atas pergantian tersebut, Mahasiswa kuansing menitipkan pesan kepada kasi pidsus baru.
Melalui Edo cipta wiganda yang sering disebut-sebut ECW ini, dirinya menyebutkan dengan telah dilaksanakan sertijab tersebut agar ada kolaborasi yang sangat baik lagi kedepannya pada diri kejaksaan terutama dalam pemberantasan korupsi.
"Mengenai sertijab kasi pidsus, kita berharap tercipta kolaborasi yang sangat baik lagi di penegak hukum kita" Tegas ECW

Masih ECW, dirinya menyampaikan pesan pribadi kepada Imam sebagai kasi pidsus baru ini, meminta agar Imam jangan gentar dalam menegakkan hukum seadil-adilnya di negeri beradat ini.
"Dari saya pribadi untuk kasi pidsus baru, jangan gentar menegakkan hukum seadil-adilnya di negeri beradat ini" Sergah ECW
Kepada KilasRiau.com, Selasa (20/04/2021) pagi, aktivis muda ini mengatakan, negeri beradat seperti kuantan singingi ini tidak pernah melahirkan para koruptor apalagi membiarkan koruptor terus beregenerasi.
"Kita semua harus paham konteks negeri beradat, apalagi Kuantan Singingi, tidak ada negeri beradat itu yang melahirkan koruptor, apalagi membiarkannya terus beregenerasi" Tutup Edo kepada media.**(ald)

Tulis Komentar