Bupati Herman Pimpin Prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata pada Resepsi Pernikahan Ica dan Raga
Kilasriau.com – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata pada resepsi pernikahan pasangan Ica dan Raga yang digelar di Gedung Puri Cendana, Tembilahan, Rabu 24 Juni 2026.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Herman hadir didampingi sang istri, Katerina Susanti. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar kedua mempelai, para Purna Praja, kerabat, sahabat, serta tamu undangan yang turut memberikan doa dan restu.
Sebagai inspektur upacara, Bupati Herman memimpin jalannya prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata yang menjadi tradisi kehormatan bagi keluarga besar Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Tradisi tersebut sarat akan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, pengabdian, serta tanggung jawab yang diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan berumah tangga maupun pengabdian kepada masyarakat.
- Aktivis Muda Riau Desak Polri Tangkap Herry Pras Usai Tuding UAS dan UAH 'Setan Bisu'
- Kaum Milenial dan Gen Z Tidak Boleh Lagi Hanya Jadi Pelengkap Derita di Dunia POLITIK
- BPC KKSS dan PC IPSS Reteh Gelar Doa Selamat Sekretariat Baru Serta Pengajian Kajian Ilmu Agama
- Dialog bersama KNPI, ORMAS dan OKP, Bupati Inhil Ajak Sukseskan Program Pembangunan
- Belum 24 Jam Sertijab, Ketua PW-IWO Riau Tantang Kasatresnarkoba Inhil Sikat Bandar hingga ke Akar
Bupati Herman menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai sekaligus menitipkan pesan agar nilai-nilai yang terkandung dalam prosesi tersebut senantiasa menjadi pedoman dalam membangun keluarga.
“Saya mengucapkan selamat menempuh kehidupan baru kepada ananda Ica dan Raga. Semoga ikatan suci pernikahan ini menjadi awal terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalani setiap amanah kehidupan rumah tangga,” ujar Herman.
Resepsi pernikahan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol penyatuan dua keluarga besar sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara para tamu yang hadir, dengan iringan doa agar kedua mempelai senantiasa memperoleh kebahagiaan dan keberkahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Tulis Komentar