Penerapan PTM Secara Terbatas, Ini Kata Kadiskes Inhil
KILASRIAU.com - Penerapan Sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, di kabupaten Indragiri Hilir, berlangsung aman.
Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir, Afrizal Darmawan saat dikonfirmasi melalui selulernya. Senin (22/2/21).
Pasca diterapkannya PTM pada tanggal 15 Februari 2021, dan sudah berjalan selama sepekan ini tidak ada siswa siswi yang terkonfirmasi covid-19.
- Soal Transparansi Penggunaan Anggaran OPD di Inhil, PW-MOI Inhil Kembali Tegaskan Komitmen Organisasinya
- Polsek Tempuling Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimcam dan Santuni Anak Yatim
- KOMNAS PA Riau Dukung Penerbitan Permen Turunan PP TUNAS Tentang Pembatasan Anak Dalam Mengakses Jejaring Media Sosial
- Kodim 0314/Inhil Gelar Korps Raport, Tiga Personel Resmi Pindah Satuan
- Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Ekspor Ilegal 3 Ton Sisik Trenggiling Senilai Rp183 Miliar
Mantan Kepala RS Raja Musa ini menjelaskan, jika ada murid (siswa-siswi) yang demam atau mengalami gejala akan segera di lakukan pemeriksaan, di Puskesmas terdekat.
"Kalau ada indikasi covid-19 seperti demam, kita sudah ada call center puskesmas terdekat," jelasnya.
Sejauh ini selama 1 pekan berjalan semua masih aman, tidak ada gelaja ataupun demam. "Insya allah masih aman," katanya singkat melalui pesan singkat via WhatsApp.
Terakhir Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Inhil ini mengatakan, jika penerapan PTM ini sudah berjalan 1 bulan, maka akan diadakan evaluasi. Ia berharap selama penerapan PTM ini semua baik-baik saja.
"Sesuai dengan hasil rapat kemarin, satu bulan tatap muka akan di evaluasi. Dan kita berharap mudah mudahan aman saja," pungkasnya. (*)


Tulis Komentar