Penerapan PTM Secara Terbatas, Ini Kata Kadiskes Inhil
KILASRIAU.com - Penerapan Sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, di kabupaten Indragiri Hilir, berlangsung aman.
Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir, Afrizal Darmawan saat dikonfirmasi melalui selulernya. Senin (22/2/21).
Pasca diterapkannya PTM pada tanggal 15 Februari 2021, dan sudah berjalan selama sepekan ini tidak ada siswa siswi yang terkonfirmasi covid-19.
- Rapat Paripurna ke-23 DPRD, Bupati Inhil Tandatangani Kesepakatan Bersama Rancangan KUAS & Rancangan PPAS 2027
- Pemkab Inhil Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Dukung Program Sertifikasi Tanah Gratis bagi MBR
- Kemnaker Gandeng Perhimpunan Ergonomi Indonesia Cegah Bahaya di Tempat Kerja
- Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 7 Dibuka hingga 11 November
- Menaker Tekankan Produktivitas Perusahaan Harus Sesuai Kebutuhan Pasar
Mantan Kepala RS Raja Musa ini menjelaskan, jika ada murid (siswa-siswi) yang demam atau mengalami gejala akan segera di lakukan pemeriksaan, di Puskesmas terdekat.
"Kalau ada indikasi covid-19 seperti demam, kita sudah ada call center puskesmas terdekat," jelasnya.
Sejauh ini selama 1 pekan berjalan semua masih aman, tidak ada gelaja ataupun demam. "Insya allah masih aman," katanya singkat melalui pesan singkat via WhatsApp.
Terakhir Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Inhil ini mengatakan, jika penerapan PTM ini sudah berjalan 1 bulan, maka akan diadakan evaluasi. Ia berharap selama penerapan PTM ini semua baik-baik saja.
"Sesuai dengan hasil rapat kemarin, satu bulan tatap muka akan di evaluasi. Dan kita berharap mudah mudahan aman saja," pungkasnya. (*)

Tulis Komentar