Untuk Tingkatkan Kembali Produktivitas Kebun, Disbun Inhil Terapkan Program Peremajaan
KILASRIAU.com -- Penyelamatan dan peningkatan produksi kebun kelapa masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah tidak produktif karena terpaut usia dengan solusi peremajaan kelapa.
Program peremajaan kelapa sendiri adalah penanaman kembali atas lahan yang sudah tua atau karena adanya kerusakan. penyebabnya ada tiga jenis Intrusi air laut, hama dan bencana alam.
Program peremajaan kelapa yang dilakukan secara nasional akan bermanfaat ganda. Tidak hanya menyelamatkan industri kelapa, program ini juga meningkatkan populasi hasil kelapa.
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Libatkan 258 Personel Gabungan
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
Di Kabupaten Inhil untuk tahun ini program peremajaan kelapa ada beberapa desa yang mendapat bantuan bibit. Serta dilaksanakan dengan tiga komoditas diantaranya tanaman Kelapa dalam, sawit dan pinang.
Dalam program peremajaan kelapa ini pemerintah melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil memberikan bantuan bibit kelapa dalam, sawit dan pinang yang bersertivikasi.
"Dalam pelaksana peremajaan kelapa ini kita tetap memakai pihak ke tiga dalam proses pengadaan bibit kelapa. Peremajaan ini nantinya tetap dilakukan petani. Namun sebelum kegiatan itu dilaksanakan Disbun Inhil terlebih dulu melakukan pengengecekan calon lokasi dan calon petani (CPCL) penerima bantuan bibit kelapa dengan melihat keabsahan dokumen kepemilikan lahan, KTP dan KK," dan sertivikasi kelompok taninya Jelas Kadis Disbun Inhil Sirajuddin melalui Kepala bidang perbenihan, produksi, perlindungan (P3) Drs Muhammad Ridwan, Jum'at (16/09).
Lebih lanjut Ridwan menuturkan bahwa ciri-ciri perkebunan yang sudah layak untuk dilakukan peremajaan ialah produksi kelapanya sudah tidak produktif lagi, tua, umurnya sudah di atas 30 tahun dan lainnya.
"Jadi, saat melakukan peremajaan kelapa tetap membantu petani dalam meningkatkan perekonomiannya. Disbun Inhil memberikan solusi dengan melakuakan tumpang sari berupa tanaman pinang," tutupnya.(SR)


Tulis Komentar