Ketua PMI Inhil: Peran PMI Diperkuat dalam Upaya Penanganan Stunting di Daerah
KILASRIAU.com - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, menyampaikan bahwa PMI terus berkomitmen memperkuat peran dan kolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Berdasarkan data, di Provinsi Riau tercatat adanya Program Geptariau (Gerakan Mahasiswa Peduli Stunting Anak Riau) yang berfokus membantu percepatan penanganan stunting.
Kabupaten Indragiri Hilir sendiri menjadi salah satu penyumbang angka stunting tertinggi di Provinsi Riau, dengan prevalensi mencapai 25 persen, sementara rata-rata provinsi berada di angka 20,5 persen.
- Lindungi Anak Hari Ini, Wujudkan Generasi Sehat INHIL Hebat
- Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil
- Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
- Bupati Inhil Resmikan Jamban Sehat Percontohan di Ponpes Daarul Rahman, Perkuat PHBS dan Upaya Pencegahan Stunting
- Wabup Inhil Yuliantini Resmikan Poliklinik Stunting RSUD Puri Husada, Perkuat Sistem Rujukan dan Layanan Anak
Menurut Katerina, kondisi tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PMI, untuk turut mengambil bagian dalam mendukung strategi pemerintah daerah.
“Dengan meningkatnya angka stunting, diperlukan kerja sama lintas sektor. PMI siap bersinergi dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat peran kemanusiaan di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, isu stunting tidak dapat dipisahkan dari permasalahan sosial lainnya seperti kemiskinan ekstrem dan inflasi, yang turut mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, peran PMI tidak hanya terbatas pada kegiatan donor darah atau penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam mendukung program-program sosial kemanusiaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“PMI akan terus hadir dan bekerja sama dengan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, agar generasi mendatang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutup Katerina.

Tulis Komentar