Kades Kuala Keritang: Jalan Provinsi, Berimbas Perekonomian Masyarakat
KILASRIAU.com - Jalan Provinsi yang berada di Desa Kuala Keritang dan Desa Talang Jangkang Kecamatan Keritang rusak parah jika dilanda hujan dan banjir.
Hal itu diungkapkan Kepala Desa (Kades) Kuala Keritang M Idris, Kamis 21 Januari 2021.
"Beberapa hari belakangan jalan Provinsi yang berada di Desa kami hancur akibat musim hujan dan banjir, kalau di Desa Kuala Keritang itu rusaknya mulai dari parit Usaha Berkat sampai Desa Mekar Jaya. Belum lagi jalan yang rusak itu diperparah dengan mobil truk yang memuat TBS sawit berton-ton banyaknya sering lewat di daerah ini," ujarnya.
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
- Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau
Permasalahan itu dikatakan M Idris membuat perekonomian para petani sawit anjlok.
"Ya, biasanya kalau di Kemuning harganya Rp. 1.700 perkilo disini 1.500 perkilo akibat akses jalan yang rusak dan susah dilewati hingga touke-touke sawit membuat kebijakan sendiri, kami tidak bisa mengalahkan itu karena fakta di lapangan jalanan memang sulit untuk dilewati truk," tutur M Idris.
Untuk itu, kadangkala dikatakan Kades Kuala Keritang ini, masyarakat memperbaiki jalan dengan swadaya membeli batu, setelah itu ditimbun.
M Idris tetap menaruh harapan kepada wakil-wakil rakyat yang duduk di Provinsi Riau untuk mengalokasikan anggaran memperbaiki jalan di Desanya.
"Kepada wakil-wakil kami yang duduk di DPRD Provinsi, sekali-kali pulang kampung lah, lihat jalan disini yang seharusnya menjadi tugas DPRD Provinsi, jangan jalan bagus saja atau mau jadi caleg baru mau turun kesini," harapnya.(Rls)


Tulis Komentar