Teknik Tanam Tumpang Sari Tingkatkan Ekonomi Petani
KILASRIAU.com - Menanam tanaman secara bersamaan di lahan yang masih terkategori satu wilayah biasa disebut tumpang sari dipercaya menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi petani.
Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Sirajuddin melalui Kasi Perlindungan Tanaman Perkebunan, Erfan Abdul Razak menyebutkan teknik tumpang sari sangat dianjurkan kepada petani agar bisa menikmati hasil kebun yang banyak dalam waktu yang bersamaan.
"Selain menjadikan tanaman untuk mengisi lahan kosong, tumpang sari juga bisa meningkatkan ekonomi petani. Contoh tanam kelapa diselipkan pinang di dalamnya, sewaktu kelapa panen pinang juga bisa ikut dipanen," jelasnya, Jum'at (18/12/2020).
- Bupati Herman Pimpin Evaluasi Kabupaten Kota Sehat 2026, Targetkan Inhil Raih Predikat KKS
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
- Kapolres Inhu Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas, Ini Penggantinya
- Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 Berlangsung Khidmat, Kapolres Inhu Jadi Irup
- Polres Inhil Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Nilai Perjuangan
Erfan Abdul Razak menambahkan, selain tanaman pinang dan kelapa terdapat juga tanaman lain yang bisa dijadikan penghasilan tambahan buat para petani kebun di Inhil.
"Tanaman jahe merah, jagung, coklat atau pisang juga bisa diselipkan di sekitar tanaman pokok kelapa. Kita anjurkan teknik ini dilakukan bagi para petani supaya bisa ada penghasilan tambahan lain di luar penghasilan pokok kebun kelapa," imbuhnya.

Tulis Komentar