Tim Kukerta Unri Sosialisasikan Budikdamber SebagaiPeningkatan Produktivitas Masyarakat
KILASRIAU.com - Tim pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan Sosialisasikan Budidaya Ikan dalam Ember (BUDIKDAMBER) ke masyarakat Desa Gunung Kecamatan Gunung Toar sebagai usaha peningkatan produktivitas masyarakat ditengah pandemi, Senin (31/8)
Sebagai upaya dalam menyediakan bahan makanan selama Covid-19, masyarakat diharuskan mengkonsumsi makanan yang memiliki nilai gizi dan protein yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh selama pandemi Covid-19.
Selain itu masyarakat dituntut untuk Work From Home (WFH) sehingga masyarakat menjadi terbatas dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Mahasiswa KKN balek kampung Unri 2020 berinisiatif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara untuk memanfaatkan waktu selama WFH agar lebih produktif melalui edukasi Budikdamber.
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tembilahan Hulu Garap Lahan 0,5 Hektare
- Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
- Alumni Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau Sebut Sudah Sesuai Fatwa MUI No. 4 Tahun 2003
- Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
- Dana Nasabah CIMB Niaga Pekanbaru Raib, Pengamat: Laporkan ke OJK
Pelaksanaan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa 11 Agustus 2020 yang lalu Desa Gunung Kecamatan Gunung Toar. Selama kegiatan berlangsung masyarakat begitu antusias untuk menyimak penjelasan dari mahasiswa, mereka tertarik untuk mempraktekan sendiri di rumah masing-masing.
Okta Apriandi dan Destomi Eka Ramadhan mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan melaksanakan kegiatan sosialisasi Budidaya Ikan dalam Ember (BUDIKDAMBER) yaitu mengajarkan ibu-ibu PKK cara berbudidaya dan juga menanam menggunakan media aquaponik dengan memanfaatkan barang bekas yang ada disekitar rumah.
Budikdamber merupakan metode yang cocok untuk diterapkan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan barang bekas yang ada disekitar rumah dan berpeluang meningkatkan kebutuhan akan protein hewani dan sayuran dimasa pandemi Covid-19.
"Metode ini tidak membutuhkan biaya yang mahal serta cara yang digunakan cukup mudah sehingga dapat diterapkan untuk mengisi kegiatan selama di rumah. Pekarangan rumah jadi lebih estetik dengan adanya Budikdamber sehingga menarik untuk dilihat," tutur hasmi salah satu anggota PKK yang mengikuti kegiatan sosialisasi.

Tulis Komentar