Ikut Prihatin Kepada Korban Kebakaran di M Boya, IGI Salurkan Batuan Uang Tunai
KILASRIAU.com - Sebagai bentuk keprihatinan dan berduka atas musibah kebakaran yang terjadi pada hari Rabu 12 Agustus 2020 yang lalu. Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Inhil menyalurkan bantuan uang tunai kepada korban, Jum'at (21/8).
Peristiwa yang menghanguskan kurang lebih 11 rumah warga ini, Perwakilan IGI wilayah Riau untuk Kabupaten Inhil mengatakan kepada KILASRIAU.com Marliah Sarleni, menyebutkan atas kekompakan teman-teman IGI akhirnya dapat sedikit mengurangi beban para korban.
"Bantuan ini merupakan hasil pengumpulan dari teman-teman guru IGI. Sebab IGI sendiri senang bisa berbagi dan membantu sebisa yang kita berikan. Alhamdulillah IGI selalu berupaya berada ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkannya, baik itu masyarakat biasa terlebih lagi jika itu adalah guru," kata Marliah.
- Tak Hanya Jaga Keamanan, Polsek Enok Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif
- Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
- Peduli Lingkungan dan Perkuat Kebersamaan, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Jalan Sehat di Kawasan Waduk
- Polsek Tanah Merah Lakukan Pengecekan Persiapan Lahan Penanaman Jagung Kuartal II
- Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Dalam peristiwa itu juga para korban banyak menerima kerugian material serta menimbulkan rasa trauma tersendiri. Tentunya para korban membutuhkan supord dan dukungan dari semua pihak.
"Kerugian material rasanya tak terhitung terlebih rasa trauma yang sudah pasti menimbulkan ketakutan bagi sebagian masyarakat mungkin tidak mampu IGI sembuhkan lewat bantuan ini, namun bentuk perhatian ini bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali dari peristiwa yang baru dialaminya," ucapnya.
Selain itu juga, Marliah menuturkan selama ini IGI juga telah bahu membahu menjadi penggerak bagi kebangkitan kompetensi guru dengan motto Sharing And Growing Together. Jadi, IGI berupaya bergerak dengan harapan bisa menginspirasi semua guru di Inhil ini khususnya jangan merasa aman di zona nyaman, selalu mengambil bagian untuk memberi yang terbaik bagi negeri.
"Tentunya kita berharap masyarakat bisa mengambil hikmah dari semua peristiwa agar tidak terulang lagi peristiwa yang sama terlebih di daerah padat penduduk, semua masyarakat harus bekerjasama untuk menjaga lingkungan, perhatian, dan merasa sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab untuk kemanan dan kenyamanan lingkungan,"imbuhnya.

Tulis Komentar