AMI Datangi Kantor Bupati Inhil Minta Transparansi Anggaran APBD
KILASRIAU.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Inhil (AMI) mendatangai Kantor Bupati, Senin (10/8/20).
Kedatangan Aliansi Mahasiswa Inhil ini terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Aliansi tersebut ingin menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan transparansi anggaran APBD.
- Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jum'at
- Polres Inhil Gelar Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Personel
- DPD PW MOI Inhil Desak Pemkab Inhil Umumkan Rincian Mata Anggaran APBD Tahun 2026
- Tarawih Perdana di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan” Bupati Himbau Hormati Bulan Ramadhan”
- Bupati Herman Tekankan Arah Pembangunan Inhil 2027 Harus Berlandaskan Aspirasi Masyarakat
"Kami datang kesini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait anggaran APBD yang selama ini tidak diketahui oleh masyarakat," ucap bung Jepe.
Kemudian bung Jepe menyebutkan bahwa meminta transparansi anggara APBD tersebut dapat di akses di dunia maya.
"Sekarang tekhnologi sudang sangat canggih seharusnya trasparansi itu lebih mudah apa lagi terkait dengan APBD," jelasnya.
Setelah lama menyampaikan aspirasi, akhirnya pihak pemerintah menerima para demostrasi tersebut dalam hal ini diwakili Asisten 1, Tantawi Jauhari yang di damping Kadis Kesbangpol Aslimuddin dan Kadis Bappeda Mister T.
"Alhamdulillah, kita siang hari ini baru menerima anak-anak atau teman-teman adik adik dari Aliansi Mahasiswa Indragiri Hilir yang menyampaikan keinginan adanya transparansi terhadap mekanisme perencanaan daerah yang ada di Kabupaten Inhil," kata Tantawi
Para demostrasi tersebut berharap dengan mekanisme perencanaan daerah yang transparan maka akan melahirkan program pembangunan yang juga sangat baik. Karena mereka beranggapan kalau rencananya salah mungkin tujuan dari pembangunan bisa tidak tercapai.
"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa ini karena selama ini sudah mengetahui bahwa ada aturan aturan yang dibuat oleh pemerintah pusat maupun daerah yang memberikan ruang untuk transparansi terkait anggaran daerah," jelasnya.
Terakhir Tantawi menuturkan bahwa mereka berharap Gaiden itu atau aturan-aturan itu bisa diwujudkan walaupun mereka juga menyadari bahwa tidak semua Aturan itu bisa dilaksanakan sedemikian rupa secara cepat semua melalui proses dan tahapan dalam perencanaan kemudian dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban selama ini.
"Kita menyambut baik hal itu, namun semua itu butuh suatu proses dalam melaksanakan aturan-aturan yang ada dan mudah-mudahan itu bisa kita wujudkan nantinya. Ini merupakan hal yang baik karena generasi muda kita sangat perhatian mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi," tutupnya.
Untuk sekarang demonstrasi tersebut selanjutnya menuju ke kantor DPRD Kabupaten Inhil untuk menyampaikan aspirasi.


Tulis Komentar