Rohil Sudah 'Rumahkan' 12.000 Honorer, Pemprov Riau juga 'Ancang-ancang Merumahkan' Honorer
PEKANNARU, KILASRIAU.com - Krisis keuangan yang tengah melanda negara ini merata dirasakan pemerintah daerah. Bahkan, sejumlah pemerintah daerah terpaksa merumahkan tenaga honorer karena tidak sanggup lagi untuk memberikan gaji.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim pun mengaku sangat prihatin menghadapi krisis seperti ini. Apa lagi, kondisi itu hingga membuat daerah seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mengurangi beban anggaran belanja daerah dengan merumahkan sekitar 12.000 tenaga honorernya.
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla
- Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
"Sekitar 12.000 honorer di Pemkab Rohil dirumahkan pekan lalu. Kalau di kita ada sekitar 8.000 honorer, kami usahakan jangan sampai (dirumahkan, red)," kata Wan Thamrin Hasyim di Kantor Gubernur Riau, Senin (1/10/2018).
Kendati demikian, sambung Wan, jika krisis anggaran yang dialami Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak dapat ditanggulangi lagi, maka wacana merumahkan tenaga honor itu bisa saja terjadi.
"Kalau sudah payah betul, mau tak mau (dirumahkan, red). Kita defisit anggaran, tunda salur tak dibayar," ujarnya.

Tulis Komentar