Tidak Memiliki Riwayat Perjalanan Jauh Kakek 70 Tahun Reaktif Covid 19
KILASRIAU.com - Seorang Kakek warga Kecamatan Reteh berinisial S (70) dinyatakan reaktif covid 19.
Hal ini dibenarkan Mustakim SKM Tim Ketua Satgas Covid 19 sekaligus Kepala Puskesmas Pulau Kijang, Kecamatan Reteh saat dikonfirmasi KILASRIAU.com.
"Betul, ada warga kita yang reaktif corona, namun sekarang pasien sudah berada di RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Mustakim, Jum'at (3/7/2020).
- Dr. Tika: Sulit Maju dan Ada Apa?
- Kapolres Inhil Pimpin Upacara Kedinasan Pemakaman AKP Cardi Edi Haryanto Berlangsung Khidmat di Pekanbaru
- Dukung Gerakan Indonesia Asri, Wabup Inhil Ajak Jaga Lingkungan Sekitar
- SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama
- HMI Inhil Peringati Milad ke-79, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, Gaungkan Konsep Green Policing
Mustakim SKM menerangkan bahwa pasien S ini memiliki tidak memiliki riwayat bepergian jauh namun saat dilakukan pemeriksaan pasien dalam keadaan batuk dan demam.
"Melihat kondisi pasien, kami berinisiatif melakukan Repid tes dan hasilnya reaktif," terang Mustakim.
Disela-sela pembicaraan Mustakim Menuturkan bahwa tidak yakin jika pasien itu positif karena melihat dari riwayatnya perjalanan saja tidak ada.
"Saya meyakini, setelah nantinya dilakukan Sweb pasien S ini tidak Positif corona," ujar Mustakim.
Jadi, Mustakim mengatakan masyarakat tidak perlu takut, was-was serta khawatir karena adanya pasien yang reaktif. Sebab Tim Satgas bersama TNI, Polri dan Relawan akan terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus covid 19.
"Maka dari itu, Kami meminta dukungan dari masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan cara memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan lain-lainnya. Meskipun pasar pekan sudah kita buka namu harus mengikuti peraturan protokol kesehatan, jika melanggar akan dikenakan sangsi," jelas Mustakim.


Tulis Komentar