Warga Luar Tidak Diperkenankan Masuk, Masyarakat Desa di Inhil Pasang Portal
KILASRIAU.com - Warga Desa Kembang Mekar Sari, Kecamatan Keritang inisial R dinyatakan sudah kembali di rumahnya pasca menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.
Sebelumnya R berstatus reaktif versi Rapid Tes sehingga harus diisolasi mandiri. Namun saat uji swab tenggorokan, R dinyatakan negatif corona dan sudah dipulangkan oleh petugas kesehatan, Rabu (30/4/2020).
"Ya, untuk warga kami memang kemarin dilakukan pengecekan Rapid Tes dinyatakan Reatif sehingga dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan swab tenggorokan," jelasnya Kepala Desa Kembang Mekar Sari, M Ali saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).
- Meluruskan Disinformasi Skema Pembiayaan dan “Keuntungan” Mitra SPPG
- Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jum'at
- Polres Inhil Gelar Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Personel
- DPD PW MOI Inhil Desak Pemkab Inhil Umumkan Rincian Mata Anggaran APBD Tahun 2026
- Tarawih Perdana di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan” Bupati Himbau Hormati Bulan Ramadhan”
Namun katanya pula, warganya tersebut sudah kembali ke Desa Kembang Mekar Sari setelah mengetahui hasil swab tenggorokan negatif corona. "Alhamdulillah setelah dilaksanakan swab dinyatakan negatif, dan saat ini sudah pulang ke rumah," jelasnya.
Sewaktu R masih berstatus reaktif, tambah M Ali, pihak keluarga disarankan oleh pemerintah desa untuk menjalani masa isolasi. Dan sewaktu isolasi, pihak Kecamatan Keritang, Kepala Puskesmas dan Pemdes Kembang Mekar Sari memberikan sembako terhadap keluarga R.
"Kemaren saat pasien berada di RSUD, kami dan juga pihak kecamatan serta Kapus ada mengunjungi orang tua pasien sekaligus memberikan sembako," ulasnya.
Sementara itu, meski R dinyatakan negatif corona namun pihak Pemerintah Desa Kembang Mekar Sari tetap menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap penyebaran Virus Disease Corona (Covid-19) dan bahkan, kata Kades ini, ada masyarakat yang berinisiatif membuat portal untuk mencegah warga luar masuk.
"Kami tetap waspada. Pemdes tetap memberikan himbauan agar masyarakat senantiasa waspada, bahkan masyarakat ada yang membuat portal di pintu masuk jalan lorong. Warga luar desa tidak diperkenankan masuk," imbuhnya.


Tulis Komentar