Sore ini Dijadwalkan Keluarga Pasien Positif di Keritang Rapid Tes
KILASRIAU.com - Setelah hasil swab terhadap pasien SAR (19) warga Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang dinyatakan positif, sore ini keluarganya diwacanakan akan dilakukan Rapid Tes.
Kepala Desa Pasar Kembang, Zarizam Absaid saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan Rapid Tes ini dilakukan guna mengetahui status keluarga SAR yang pernah berkontak dengan pasien positif ini.
"Rencananya sore ini dilaksanakan Rapid Tes. Kami masih menunggu informasi karena kabarnya alatnya habis, jadi kalau hari ini belum dilaksanakan kemungkinan besok," ujar Kepala Desa Pasar Kembang, Kamis (30/4/2020).
- Heboh Spanduk Ribuan Korban Kapling Kurma PT KKI Bertebaran di Pekanbaru Korban Sudah Lapor ke Polda Riau
- SMSI Riau Dukung Kebijakan Plt Gubri Rombak Direksi BUMD Agar Sejalan Dengan Visi Misi
- APPSI Inhil dan Badko HMI Riau–Kepri Silaturahmi dengan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tembilahan
- KNPI Inhil Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Perkuat Sinergi Pemuda dan Penegakan Hukum
- Gerakan Persatuan Pemuda Gerbang Selatan Muncul, Berupaya Majukan Kelurahan Pulau Kijang
Zarizam Absaid menyebutkan, setelah SAR dinyatakan reaktif melalui Rapid Tes kemarin, pihak keluarganya langsung disarankan untuk mejalani isolasi mandiri di rumah dan segala kebutuhannya selama menjalani isolasi diupayakan oleh pemerintah desa serta ada juga dari inisiatif masyarakat sekitar membantu.
"Alhamdulillah jika untuk sahur dan buka puasa selalu kita berikan berupa sembako melalui pemerintah desa dan ada juga dari BAZNas serta sumbangan masyarakat yang memberikan secara langsung," jelasnya.
Sedangkan untuk melacak orang-orang yang telah diajak kontak dengan SAR, kata Zarizam Absaid, pihak petugas sudah melakukan pendataan.
"Sudah didata semua oleh petugas Kecamatan Keritang mendata siapa saja yang berkontak dengan Sar kemarin," tukasnya.
Sementara untuk tindak penyemprotan desinfektan terhadap rumah SAR belum dilaksanakan, kata Kepala Desa Pasar Kembang, karena pihaknya belum memiliki Alat Pelindung Diri (APD)."Kalau penyemprotan belum ada karena kita belum ada peralatan APD," jelasnya.

Tulis Komentar