Sore ini Dijadwalkan Keluarga Pasien Positif di Keritang Rapid Tes
KILASRIAU.com - Setelah hasil swab terhadap pasien SAR (19) warga Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang dinyatakan positif, sore ini keluarganya diwacanakan akan dilakukan Rapid Tes.
Kepala Desa Pasar Kembang, Zarizam Absaid saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan Rapid Tes ini dilakukan guna mengetahui status keluarga SAR yang pernah berkontak dengan pasien positif ini.
"Rencananya sore ini dilaksanakan Rapid Tes. Kami masih menunggu informasi karena kabarnya alatnya habis, jadi kalau hari ini belum dilaksanakan kemungkinan besok," ujar Kepala Desa Pasar Kembang, Kamis (30/4/2020).
- Dr. Tika: Sulit Maju dan Ada Apa?
- Kapolres Inhil Pimpin Upacara Kedinasan Pemakaman AKP Cardi Edi Haryanto Berlangsung Khidmat di Pekanbaru
- Dukung Gerakan Indonesia Asri, Wabup Inhil Ajak Jaga Lingkungan Sekitar
- SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama
- HMI Inhil Peringati Milad ke-79, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, Gaungkan Konsep Green Policing
Zarizam Absaid menyebutkan, setelah SAR dinyatakan reaktif melalui Rapid Tes kemarin, pihak keluarganya langsung disarankan untuk mejalani isolasi mandiri di rumah dan segala kebutuhannya selama menjalani isolasi diupayakan oleh pemerintah desa serta ada juga dari inisiatif masyarakat sekitar membantu.
"Alhamdulillah jika untuk sahur dan buka puasa selalu kita berikan berupa sembako melalui pemerintah desa dan ada juga dari BAZNas serta sumbangan masyarakat yang memberikan secara langsung," jelasnya.
Sedangkan untuk melacak orang-orang yang telah diajak kontak dengan SAR, kata Zarizam Absaid, pihak petugas sudah melakukan pendataan.
"Sudah didata semua oleh petugas Kecamatan Keritang mendata siapa saja yang berkontak dengan Sar kemarin," tukasnya.
Sementara untuk tindak penyemprotan desinfektan terhadap rumah SAR belum dilaksanakan, kata Kepala Desa Pasar Kembang, karena pihaknya belum memiliki Alat Pelindung Diri (APD)."Kalau penyemprotan belum ada karena kita belum ada peralatan APD," jelasnya.


Tulis Komentar