Pasien Reaktif Asal Keritang Ada Riwayat Perjalan dari Zona Merah
KILASRIAU.com - Pasien Covid-19 yang berstatus reaktif bertambah lagi satu orang, pasien tersebut berasal dari Desa Nusantara Jaya Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil.
Ketua Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Keritang, Hady Rahman, S.Sos saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan informasi tersebut. Dalam wawancaranya menyebutkan pasien rekatif ini memiliki riwayat perjalanan dari zona merah dan sama seperti dua pasien yang diisolasi sebelumnya.
"Iya benar ada warga kami dari Desa Nusantara Jaya dinyatakan reaktif setelah dilakukan Rapid Tes. Pasien ini sama seperti dua pasien rekatif sebelumnya yang sudah diisolasi mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan pernah berkunjung di zona merah," ujar Hady Rahman, S.Sos yang juga camat Keritang, Selasa (28/4/2020).
- Heboh Spanduk Ribuan Korban Kapling Kurma PT KKI Bertebaran di Pekanbaru Korban Sudah Lapor ke Polda Riau
- SMSI Riau Dukung Kebijakan Plt Gubri Rombak Direksi BUMD Agar Sejalan Dengan Visi Misi
- APPSI Inhil dan Badko HMI Riau–Kepri Silaturahmi dengan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tembilahan
- KNPI Inhil Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Perkuat Sinergi Pemuda dan Penegakan Hukum
- Gerakan Persatuan Pemuda Gerbang Selatan Muncul, Berupaya Majukan Kelurahan Pulau Kijang
Hady Rahman mengatakan, pasian reaktif tersebut sudah dirujuk ke RSUD Puri Husada guna melakukan isolasi mandiri. "Sudah dirujuk ke Tembilahan untuk menjalani perawatan dan isolasi mandiri," jelasnya.
Sementara untuk keluarga pasien, lanjut Hady Rahman, sudah ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan pihak kecamatan serta desa juga sudah mempersiapkan kebutuhan sembako yang akan diserahkan ke keluarga.
"Setelah kita tau hasil Rapid Tes Reaktif, pihak keluarga langsung kita minta isolasi mandiri di rumah dan pihak kecamatan sudah berinisiatif memberikan sembako, serta pihak desa juga berupaya membantu sembari mengumpulkan donasi," tukasnya.

Tulis Komentar