Mulono Harap Petani Kelapa Sawit Dapat Lakukan Penanggulangan Ganoderma
KILASRIAU.com - Dekan Fakultas Pertania (Faperta) Universitas Islam Indragiri (UNISI) Mulono Aprianto telah melaksanakan pemantauan jamur ganoderma, di perusahaan Perkebunan kelapa sawit. Rabu (11/12/2019)
Pelaksanaan tersebut dilaksanakan sejak sejak tanggal 2 - 9 desember 2019 yang berkerja sama dengan salah satu PT. PKT perusahaan pupuk yang bergerak di bidang penanggulangan ganoderma.
"Ya, kami telah melaksanakan pemantauan jamur ganoderma, bersama salah satu PT. PKT perusahaan pupuk yang bergerak di bidang penanggulangan ganoderma yang berlokasi di seputar kabupaten Muaro Jambi," kata Mulono.
- Pimpin Rapat, Ketua Dekranasda Inhil Katerina Susanti Fokuskan Pengembangan Motif Batik Lokal
- Satintelkam Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Ma’arif Peringati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80
- Relawan Bea Cukai Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Langkahan Aceh Utara
- Bea Cukai Langsa Terus Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Jalan Berlumpur Hambat Akses
- Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Menurut Dekan Faperta Unisi ini, Ganoderma merupakan jamur yang berbahaya dalam pembudidaya kelapa sawit. Karena ganoderma bisa matikan tanaman dan menurunkan produksi.
"Maka dari itu, perlu dilakukan pemantauan jamur ganoderma agar bisa mengetahui tanaman yang terkena penyakit berbahaya tersebut," ucapnya.
Dekan Faperta Unisi
Dekan Faperta Unisi berhap kepada para petani kelapa sawit dapat melakukan penanggulangan honoderma dengan cara mengetahui tingkat parah tidaknya serangan ganoderma.
"Saya berharap untuk para petani kelapa sawit di riau juga melakukan penanggulangan ganoderma untuk mencegah penyebarannya. Salah satu caranya ialah dengan mengetahui tingkat parah tidaknya serangan ganoderma," harapnya.


Tulis Komentar