Punya Rumah Lewat Program MLT BPJS Ketenagakerjaan? Pekerja Inhu Diajak Kenali Kesempatan Memiliki Hunian

Kilasriau.com, RENGAT — Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak pekerja. Namun, di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, mewujudkan hunian yang layak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan, BPJS Ketenagakerjaan berupaya mendekatkan akses pembiayaan perumahan kepada peserta yang memenuhi persyaratan.

Untuk meningkatkan pemahaman mengenai fasilitas tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Induk Rengat menggelar Pekan MLT Perumahan BPJS Ketenagakerjaan secara daring melalui Zoom pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diikuti Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Rengat Andy Syahputra beserta staf, serta perwakilan sejumlah perusahaan di Kabupaten Indragiri Hulu.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi perusahaan untuk memperoleh informasi mengenai manfaat layanan tambahan perumahan, persyaratan peserta, serta mekanisme pemanfaatannya. Melalui sosialisasi ini, perusahaan diharapkan dapat meneruskan informasi kepada pekerjanya sehingga semakin banyak peserta mengetahui adanya fasilitas yang dapat membantu mewujudkan kebutuhan hunian.

Program MLT Perumahan merupakan fasilitas tambahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi ketentuan, dengan skema pembiayaan yang mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), serta fasilitas pembiayaan renovasi rumah sesuai ketentuan program.

Ketersediaan informasi mengenai fasilitas tersebut menjadi penting agar pekerja dapat mempertimbangkan pilihan pembiayaan secara lebih terencana, sesuai kemampuan finansial dan kebutuhan keluarga.

Kepala Kantor Cabang Induk BPJS Ketenagakerjaan Rengat Muhammad Kurniawan mengatakan, program MLT Perumahan merupakan salah satu bentuk nilai tambah perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dapat mendukung kesejahteraan peserta.

“Perlindungan pekerja tidak hanya berkaitan dengan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan nilai tambah bagi kehidupan peserta. Melalui MLT Perumahan, kami ingin pekerja mengetahui adanya fasilitas yang dapat membantu mereka merencanakan kepemilikan rumah maupun memenuhi kebutuhan hunian,” ujar Kurniawan.

Menurutnya, dukungan perusahaan sangat penting untuk memastikan informasi mengenai program tersebut sampai kepada pekerja. Dengan pemahaman yang baik, peserta dapat mempelajari persyaratan dan menilai kesesuaian fasilitas dengan kondisi keuangan masing-masing.

“Kami mengajak perusahaan di Indragiri Hulu untuk turut menyosialisasikan program ini kepada pekerjanya. Harapannya, semakin banyak peserta yang mengetahui manfaat layanan tambahan perumahan dan dapat memanfaatkannya sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kurniawan menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan perusahaan guna meningkatkan pemahaman peserta terhadap berbagai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui Pekan MLT Perumahan ini, BPJS Ketenagakerjaan Rengat berharap pekerja tidak hanya memahami perlindungan atas risiko pekerjaan, tetapi juga mengetahui fasilitas tambahan yang berpotensi membantu meningkatkan kualitas hidup keluarganya.

Bagi pekerja, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat keluarga bertumbuh dan membangun masa depan. Dengan informasi yang tepat dan perencanaan yang matang, impian memiliki hunian diharapkan semakin dekat untuk diwujudkan.






Tulis Komentar