Deteksi Dini Jantung Anak Hadir di Kateman, 15 dari 108 Anak Perlu Pemeriksaan Lanjutan

dr. Ronny Lesmana, "Screening Bukan Akhir, Tapi Awal Menyelamatkan Masa Depan Anak"

Kilasriau.com, SUNGAI GUNTUNG — Upaya meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan kesehatan anak dilakukan melalui kegiatan screening jantung anak di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kegiatan yang digelar di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, Sabtu (26/9/2026), tersebut diikuti sebanyak 108 anak. Dari hasil pemeriksaan awal, sebanyak 15 anak terdeteksi membutuhkan perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi IDAI Cabang Riau, Trinity, IDI Inhil dan RSUD Raja Musa Sungai Guntung. RSUD Raja Musa menyediakan serta memfasilitasi tempat pelaksanaan, sementara tim medis memberikan pelayanan pemeriksaan kepada anak-anak yang hadir.

Direktur RSUD Raja Musa Sungai Guntung, dr. Ronny Lesmana, mengatakan kegiatan screening tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menemukan secara dini kondisi kesehatan jantung pada anak.

Menurutnya, anak-anak yang berdasarkan hasil pemeriksaan awal membutuhkan penanganan lebih lanjut akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai kondisi medis masing-masing.

“Kami ingin memastikan anak-anak yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan tidak berhenti pada hasil screening saja. Mereka akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan medisnya,” ujar dr. Ronny Lesmana.

Ia menjelaskan, RSUD Raja Musa Sungai Guntung juga akan membantu proses rujukan bagi anak yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Rujukan dapat dilakukan ke RS Awal Bros Batam maupun RS Awal Bros Pekanbaru, disesuaikan dengan kebutuhan medis.

Dr. Ronny juga menekankan pentingnya memastikan persoalan pembiayaan tidak menjadi penghalang bagi keluarga dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, pihak terkait akan membantu proses pengurusan BPJS UHC, sehingga anak yang membutuhkan pemeriksaan maupun pelayanan lanjutan tetap dapat memperoleh akses kesehatan.

“Yang tidak kalah penting adalah akses pembiayaan. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat anak tidak mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan yang dibutuhkan,” katanya.

Pelayanan screening turut melibatkan dokter anak RSUD Raja Musa Sungai Guntung, dr. Kamsiah, M.Ked(Ped), Sp.A.

Dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Dinas Kesehatan Inhil, dr. Udin Syafriudin, M.Kes, hadir mewakili Bupati Inhil. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya pelayanan kesehatan serta deteksi dini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak.

Perwakilan IDAI Cabang Riau, dr. M. Roby, Sp.A., Subsp. Neo(K), Konsultan Neonatologi sekaligus Pengurus IDAI Riau, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan juga diisi edukasi mengenai penanganan dan operasi jantung pada anak. Materi disampaikan dr. Fuad, Sp.BTKV(K) dari tim RS Awal Bros Pekanbaru untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi anak.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan jantung, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan kepedulian terhadap pencegahan stunting. Sejumlah anak balita mendapatkan pembagian telur sebagai bagian dari dukungan terhadap pemenuhan gizi.

Pembagian telur melibatkan TP-PKK Kecamatan Kateman, TP-PKK Kelurahan/Desa, Bhayangkari Kateman, tim kesehatan Puskesmas Sungai Guntung dan RSUD Raja Musa, serta kader Posyandu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid Dan SDK Dinas Kesehatan Inhil Haili, SKM., MKM, Kabid APKAD Dinas PMD Inhil H. Junaidi, S.Sos., M.Si, Camat Kateman Akapriadi, SH, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, SH., MH, Koptu Derry Permana mewakili Koramil 06 Kateman, KUA Kateman Abd Hayatussalis, M.Pd, Kepala Puskesmas Sungai Guntung Syamsiah, S.Tr.Keb., M.Keb, Ms. Sophie dari Trinity USA, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kateman, Persit Kartika Chandra Kirana Koramil 06 Kateman, Ketua Paguyuban serta unsur terkait lainnya.

Dari 108 anak yang menjalani screening, 15 anak kini membutuhkan perhatian lebih lanjut. Hasil tersebut menjadi dasar bagi tim medis dan keluarga untuk melanjutkan pemeriksaan sesuai kondisi masing-masing.

Bagi RSUD Raja Musa Sungai Guntung, kegiatan tersebut tidak berhenti pada angka hasil screening. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak yang membutuhkan mendapatkan tindak lanjut, akses rujukan, dan pelayanan kesehatan yang sesuai.






Tulis Komentar