Hadiri Maulid Nabi di Masjid Ad-Da'wah, Plh Bupati Ajak Semua Pihak Cegah Karhutla
Kilasriau.com - Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil, Dwi Budianto, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Ad-Da'wah Kampung Jawa, Tembilahan.
Acara keagamaan yang berlangsung Kamis (3/9) malam tersebut, menghadirkan penceramah dari Kalimantan Selatan, Ustadz Muhammad Yanor, atau yang lebih dikenal Guru Yanor Kalua.
Melihat semangat jemaah dalam memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, bagi Plh Bupati Inhil hendaknya sejalan dengan semangat mengamalkan ajaran Rasulullah SAW.
- Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
- Asisten 3 Fadillah Sampaikan Sambutan PLJ Bupati Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di MT Az Zikri, Plh Bupati Ajak Masyarakat Doakan Keberkahan Inhil
- Polres Inhu Gelar Peringatan Maulid Nabi, Kapolres Beserta Istri Hadir Bersama di Isi Ceramah Agama Dan Santunan Anak Yatim
- Dari Pondok Al-Insyirah, Kapolsek Tembilahan Hulu Gaungkan Keteladanan Rasulullah: Jaga Iman, Alam dan Kedamaian
Pada momen ini, Asisten II juga menegaskan pesan Plh Bupati untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Jangan bakar hutan dan lahan dalam bentuk apapun, baik untuk membuka atau membersihkannya, karena Karhuta berdampak buruk untuk lingkungan, kesehatan dan keberlangsungan makhluk hidup," ujar Dwi Budianto mewakili Plh Bupati Inhil.
Menangani Karhutla, Plh Bupati mengajak peran serta semua pihak untuk melakukan langkah pencegahan.
"Bagi perusahaan perkebunan, tanaman dan yang memiliki izin mengelola kawasan hutan, wajib untuk meningkatkan kesiapsiagaan, melakukan upaya pencegahan dan pemantauan yang intensif, demi memastikan tidak terjadinya pembakaran," imbuh Asisten II.
Pengawasan dan pelaporan juga diharapkan Plh Bupati dari Pemerintah Kecamatan, Perangkat Desa, Aparat, masyarakat dan pihak terkait, ketika melihat munculnya titik api.

Tulis Komentar