Khitiar Turukan Hujan, Polsek Reteh Bersama Frokopincam dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqa

Kilasriau.com - Polsek Reteh bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Reteh dan masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa di Masjid Jami Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Shalat Jumat, sekitar pukul 12.15 WIB, sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan serta mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Reteh.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Reteh Hasnur Rasidi, S.Kep., Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima, S.I.P., M.H., para lurah se-Kecamatan Reteh, personel Polri dan TNI, Ketua MUI Kecamatan Reteh Drs. Hermansyah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jamaah dan masyarakat Kecamatan Reteh.

Rangkaian Shalat Istisqa dipimpin Ustaz Drs. Hermansyah sebagai imam, sedangkan khutbah disampaikan Ustaz Ilyas.

 

Dalam kegiatan tersebut, seluruh jamaah mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa secara khusyuk yang dilanjutkan dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar Allah SWT menurunkan hujan, memberikan keselamatan kepada masyarakat serta melindungi wilayah Kecamatan Reteh dari bencana kekeringan dan Karhutla.

Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.

Selain ikhtiar melalui doa, masyarakat juga diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya selama kondisi cuaca masih kering.

“Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar dan doa bersama. Semoga hujan segera turun, kondisi kembali normal dan masyarakat Kecamatan Reteh senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari bencana Karhutla,” ujar Kapolsek Reteh.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.

Polsek Reteh terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.






Tulis Komentar