CEGAH KARHUTLA MELALUI EDUKASI DAN SINERGI, PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD BANGUN KESADARAN MASYARAKAT KUALA CENAKU
Kilasriau.com – Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada masyarakat Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (2/9/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kuliah Kerja Lapangan Wilayah Pertahanan (KKL Wilhan) Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, yang salah satu tujuan dan sasarannya adalah mendorong peningkatan kolaborasi Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) dan stakeholder terkait dalam penanggulangan bencana Karhutla.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Kuala Cenaku Musmulyadi, Babinsa Serka Sutoyo, Bhabinkamtibmas Aiptu Andhika, Patun Seskoad Kolonel Kav Jacob Patty, Dosen Seskoad Kolonel Inf Mokoginta, para Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, serta masyarakat Desa Kuala Cenaku.
- BANGUN KETANGGUHAN WILAYAH, PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD AJAK MASYARAKAT BERSAMA CEGAH KARHUTLA
- Karhutla Dekat Taman Nasional Zamrud Riau Terkendali, Tim Gabungan Akhiri Operasi Pemadaman
- Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
- Api Reda, Perjuangan Belum Usai! Kapolres Inhil dan Tim Gabungan Pilih Bermalam Demi Pastikan Karhutla Benar-Benar Padam
- Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Kuala Cenaku Musmulyadi yang menyampaikan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Selanjutnya, Mayor Inf Ihksan memberikan materi penyuluhan mengenai pencegahan, bahaya, serta berbagai dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Dalam penyuluhan tersebut, salah satu hal yang menjadi penekanan adalah larangan membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa tindakan pembakaran lahan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap kelestarian lingkungan, kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan merupakan langkah fundamental dalam penanggulangan Karhutla. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan harus tumbuh dari tingkat individu, keluarga hingga masyarakat sehingga tercipta kepedulian kolektif dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran.
Kehadiran unsur pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Seskoad dan masyarakat dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menghadapi Karhutla. Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting karena penanggulangan bencana tidak dapat dilaksanakan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi, komunikasi dan keterpaduan tindakan dari seluruh stakeholder terkait.
Dalam perspektif KKL Wilhan, Satkowil memiliki posisi strategis karena keberadaannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui pembinaan teritorial, komunikasi sosial, edukasi serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya, Satkowil dapat menjadi salah satu penggerak dalam membangun kesadaran dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi Karhutla.
Sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tingkat desa juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan berbasis kewilayahan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, edukasi, komunikasi serta partisipasi masyarakat sehingga potensi terjadinya Karhutla dapat diminimalkan sejak dini.
Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0302/Inhu tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan masyarakat, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku dan tumbuhnya tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pada akhirnya, pencegahan Karhutla merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan wilayah dan kualitas kehidupan masyarakat. Menjaga lingkungan hari ini berarti menjaga kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman dan berkelanjutan.
“BANGUN SINERGI, TINGKATKAN KEPEDULIAN, BERSAMA CEGAH KARHUTLA DEMI MASA DEPAN GENERASI BANGSA.”

Tulis Komentar