Bupati Inhil Buka Lomba Gasing Milad ke-61, Dorong Pelestarian Budaya Tradisional di Era Digital
Kilasriau.com – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Muamar Gaddafi, menghadiri sekaligus membuka Lomba Gasing dalam rangka Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 yang digelar di halaman Gedung LAMR Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (12/6/2026) siang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia pelaksana, para undangan, serta peserta lomba. Sebanyak 120 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang dipimpin oleh 7 orang wasit dan juri.
Lomba gasing ini diselenggarakan sebagai upaya melestarikan budaya dan permainan tradisional, menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas, memeriahkan peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir, serta mempererat silaturahmi antar peserta dan masyarakat.
- Dinas PMD Inhil Ikuti Lomba Kreasi Tari Joget Mande dalam Rangka Meriahkan Hari Anak Nasional 2026
- Puncak Syukuran HUT ke-46 Dekranas, Ketua Dekranasda Inhil Promosikan Produk UMKM Unggulan di Makassar
- Ketua Dekranas Inhil Hadiri Puncak HUT ke-46 di Makassar, Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas dan Go Nasional
- Simbol Semah Laut Masyarakat Pesisir Inhil Berlayar Di Tepian Narosa
- Bupati Inhil Ajak Umat Petik Hikmah Momen Gema Muharram 1448 H
Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil yang dibacakan oleh H. Muamar Gaddafi, disampaikan bahwa perlombaan gasing merupakan salah satu langkah untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai tergerus perkembangan zaman.
“Melalui perlombaan gasing ini, kita ingin menghidupkan kembali permainan tradisional yang hampir terlupakan. Kita ingin melestarikan budaya lokal serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Selain itu, perlombaan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah era digital yang membuat banyak orang lebih memilih bermain gawai,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persatuan selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Tulis Komentar