Rossi Menemukan Kelemahan Motornya Jelang MotoGP Qatar
KILASRIAU.com - Valentino Rossi sudah tahu apa kelemahan di motornya Yamaha YZR-M1 yang akan dipakai untuk debut di MotoGP Qatar pada 10 Maret mendatang.Dia menilai kelemahan ini harus segera diperbaikii sebelum balapan berlangsung.
Menurut pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu, motornya masih bermasalah dengan ban belakang. Rossi masih kesulitan mengontrol bagian belakang motornya itu.
Rossi mengetahuinya saat tes hari pertama di Sirkuit Losail Qatar. Dia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,604 detik, terpaut 0,553 detik dari rekan setimnya, Maverick Vinales.
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bupati Inhil Hadiri Fun Night Run Hari Bhayangkara ke-80, Sinergitas Polri dan Masyarakat
- Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
- Gladi Bersih 6.100 Penari Joget Mande Digelar, Inhil Siap Pecahkan Rekor MURI
- Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
"Bagi saya, kami selalu sedikit kesulitan untuk grip belakang. Contohnya, di trek ini (Losail) sangatlah penting," kata Rossi, dikutip dari Motor Sport.
Kendati demikian, degradasi ban bagian belakang ini tidak terlalu mengerikan bila dibandingkan tahun lalu. Rossi senang Yamaha telah melakukan banyak peningkatan.
"Kami harus terus seperti ini, dan harus bekerja baik sepanjang musim. Sesuatu tiba pada tes pertama, dan Yamaha harus terus bekerja sepanjang musim karena beberapa musim terakhir kami memulai tidak terlalu buruk namun pabrikan lain mendahului kami. Ini kuncinya, kami perlu bekerja keras sepanjang musim," ucap rider MotoGP berusia 40 tahun itu.
Atmosfir Bagus
Kendati masih menemui masalah, Rossi menyebut atmosfir dia dan pembalap Yamaha lainnya sangat bagus. Dia yakin timnya bisa bersaing dengan Honda serta Ducati.
"Saya cukup senang karena saya lebih optimistis, khususnya karena kami bekerja baik. Ada atmosfir bagus di dalam tim, dan tim lebih berkonsentrasi dan termotivasi ketimbang dua musim terakhir," ucap Rossi.
"Kami sudah mencoba hal-hal yang dapat meningkatkan motor. Beberapa berhasil, lainnya tidak, namun itu normal. Bagi saya ini adalah kerja panjang, kami membutuhkan waktu."
Butuh Waktu Lama
Untuk melakukan peningkatan seperti ini, Rossi mengatakan, Yamaha butuh waktu yang lama. Namun, kerja keras itu sudah terbayarkan.
"Tidak hanya tiga bulan untuk memulihkan jarak, tapi impresinya tidaklah buruk. Bagi saya, kita bisa sedikit lebih kuat ketimbang tahun lalu," kata Rossi mengakhiri.

Tulis Komentar