Baru Diperbaiki Semalam, Jalan Parit Buntal Reteh Kembali Rusak Usai Diguyur Hujan
Kilasriau.com – Kondisi jalan penunjang di Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), khususnya ruas Jalan Penunjang Parit Buntal menuju Parit Sungai Guntung, kembali menjadi sorotan masyarakat.
Jalan yang sebelumnya sempat diperbaiki pada malam hari itu dilaporkan rusak kembali setelah diguyur hujan lebat.
Jalan tersebut diketahui merupakan jalur utama sekaligus urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Kerusakan yang terjadi membuat aktivitas warga terganggu, terutama dalam hal transportasi dan distribusi barang.
- Bak Sungai Saat Hujan, Jalan Parit Buntal Reteh Akhirnya Ditangani PUPR Inhil
- Akses Vital Rusak Berat, Jalan Penunjang Parit Buntal Reteh Dikeluhkan Warga
- Camat Enok Benarkan Insiden Warga Jatuh di Jembatan Parit Makdin, Warga Khawatir Keselamatan Terancam Kembali Terulang
- Ketua IMPPEN Tembilahan: Jembatan Rusak Dibiarkan, Nyawa Warga Enok Dipertaruhkan Setiap Hari
- Safari Ramadan Pemkab Inhil di Reteh, Warga Sambut Bazar Murah dan Kabar Perbaikan Jalan Rp15 Miliar
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut dilaporkan sangat memprihatinkan. Permukaan jalan berlumpur dan dipenuhi genangan air hingga menyerupai aliran sungai, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik di ruas jalan itu mengalami kerusakan berat. Permukaan jalan yang licin dan berlumpur membuat kendaraan kerap terperosok, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut juga dinilai dapat menghambat aktivitas masyarakat, terlebih menjelang meningkatnya mobilitas warga pada momentum arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa jalan tersebut sempat diperbaiki pada malam hari. Namun pada pagi harinya, warga yang melintas justru kembali mendapati kondisi jalan yang rusak.
Keluhan masyarakat itu pun viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook Afryzal Said. Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari dua ribu kali dan memicu berbagai komentar dari warganet.
Salah satu warganet, Mustika Tika, menuliskan dalam kolom komentar, “Rusak lg y kk br smlm diperbaiki.”
Sementara itu, akun Helmy Rantau juga menyoroti perlunya komitmen pemerintah dalam perbaikan jalan.
“Harus komitmen pemerintah yg perbaiki, jangan mau iyuran beli bahan. Ke enakan nanti duduk di kursi empuk tanpa memikirkan keluhan rakyatnya,” tulisnya.
Komentar lain juga datang dari akun Siraj Ozcan yang menyinggung persoalan perhatian terhadap infrastruktur daerah.
“Haruskah Pulau Kijang dimasukan ke Provinsi Jambi supaya bisa lebih diperhatikan infrastrukturnya?” tulisnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indragiri Hilir, Yusnaldi, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim teknis ke lapangan untuk memastikan penyebab kerusakan tersebut.
“Jalan yang viral rusak akibat hujan dan banjir pasang di Parit Sungai Guntung, Kecamatan Reteh, sebenarnya sudah kita perbaiki untuk jangka pendek agar tetap fungsional dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri,” ujarnya, Senin (16/3/26).
Ia menjelaskan bahwa kerusakan kembali terjadi karena hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut pada malam hari setelah perbaikan dilakukan.
“Namun kami mendapat informasi bahwa tadi malam terjadi hujan lebat sehingga jalan yang diperbaiki kembali rusak. Tapi jangan khawatir, tim teknis sudah kita kerahkan pagi ini untuk datang ke lokasi guna mengambil langkah selanjutnya,” katanya.
Menurutnya, jika melihat kondisi di lapangan, pihaknya akan kembali melakukan perbaikan. Kepala UPTD juga telah diminta turun langsung ke lokasi untuk menangani persoalan tersebut.
“Jika melihat kondisi di sana, kita perbaiki lagi. Kepala UPTD sudah menuju ke lokasi pagi ini dan akan dilakukan perbaikan dengan rigid,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yusnaldi menyebutkan bahwa pemerintah daerah juga telah menyiapkan rencana penanganan jangka panjang terhadap ruas jalan tersebut.
“Setelah Lebaran kita akan melakukan survei perencanaan, karena tindak lanjutnya akan diprogramkan pembangunan jalan pada ruas Kota Baru Sanglar dan Sanglar Pulau Kijang. Tahun 2026 ini juga sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp15 miliar untuk ruas Kota Baru Sanglar,” tambahnya.
Sementara itu, tim teknis PUPR saat ini telah melakukan penanganan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah agar jalur tersebut kembali dapat difungsikan oleh masyarakat.
Pemerintah daerah berharap langkah penanganan tersebut dapat memperlancar akses transportasi masyarakat serta meminimalisir risiko kecelakaan akibat kondisi jalan rusak, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum mudik Lebaran.
Terakhir, Yusnaldi menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.
"Untuk Masyarakat Berhati-hati bagi pengendara Roda dua maupun roda empat yang akan menggunakan jalan baik jalan propinsi dari kilo 8 sampai ke kota baru atau pulau kijang, Utama kan Keselamatan dari pada kecepatan, keluarga menunggu untuk bersilaturahmi pada hari Idul Fitri, kami juga atas nama Dinas PUTRPKP mengucapkan Minal Aidin Walfaizin mohon maaf lahir dan batin," iimbuhnya.


Tulis Komentar