Safari Ramadan Pemkab Inhil di Reteh, Warga Sambut Bazar Murah dan Kabar Perbaikan Jalan Rp15 Miliar

Kilasriau.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Reteh, Minggu (8/3/2026). 

Kegiatan tersebut mewakili Bupati Inhil yang sedang menjalankan agenda dinas di Jakarta, dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Muammar Gaddafi, M.A, bersama sejumlah unsur pemerintah daerah serta lembaga mitra.

Rombongan Safari Ramadan terdiri dari perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Perikanan, Baznas Inhil, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Inhil, Bank Riau Kepri Syariah, Pimpinan Cabang BNI Tembilahan, BPR Gemilang, serta penceramah agama Ustaz Ruhiyat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimcam Reteh, di antaranya Plt Camat Reteh Hasnur Rasidi, S.Kep, Kapolsek, Danramil, Plt Kepala KUA Kecamatan Reteh, para lurah di wilayah Reteh seperti Lurah Pulau Kijang, Lurah Madani, Lurah Metro, kepala desa Pulau Kecil serta sejumlah kepala desa lainnya. Turut hadir pula tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai paguyuban yang memadati lokasi kegiatan.

Sebelum agenda Safari Ramadan dimulai, pemerintah daerah terlebih dahulu menggelar bazar pasar murah di halaman Masjid Jami’ Pulau Kijang. Bazar tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Salah seorang warga yang hadir mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang dengan adanya bazar murah ini. Mudah-mudahan tidak hanya saat Safari Ramadan saja, tapi bisa juga dilaksanakan pada hari-hari lain agar masyarakat lebih terbantu,” ujar seorang pengunjung bazar.

Usai Salat Asar, kegiatan Safari Ramadan secara resmi dibuka oleh protokol Darwis, S.Ag, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Nawar.

Dalam kesempatan itu, Plt Camat Reteh Hasnur Rasidi menyampaikan sejumlah kondisi pembangunan di wilayahnya, terutama terkait infrastruktur jalan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saat ini masyarakat bahkan melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Kami berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Reteh,” kata Hasnur dalam laporannya.

Sementara itu, sambutan Bupati Inhil yang diwakili H. Muammar Gaddafi, M.A menyampaikan permohonan maaf karena Bupati belum dapat hadir langsung di tengah masyarakat Reteh.

“Bupati menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung bersama masyarakat Reteh, karena masih dalam perjalanan pulang dari agenda dinas di Jakarta,” ujar Muammar Gaddafi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai musibah yang belakangan terjadi, seperti kebakaran, serta terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Selain itu, ia juga membawa kabar baik terkait pembangunan infrastruktur di Kecamatan Reteh.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 direncanakan akan dilakukan perbaikan jalan ruas Reteh menuju Kotabaru dengan anggaran sekitar Rp15 miliar,” ungkapnya.

Pada kegiatan Safari Ramadan tersebut, pemerintah daerah bersama sejumlah lembaga dan perbankan juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid, di antaranya:

Bantuan CSR dari Bank Riau Kepri Syariah untuk pembangunan Masjid Baiturrahman, Bantuan paket alat kebersihan masjid dari DMI Kabupaten Inhil kepada pengurus Masjid Besar Jami’ Kecamatan Reteh, Santunan dari Baznas Inhil kepada 50 kaum dhuafa (10 orang diserahkan secara simbolis), dan dandadPaket sembako dari BPR Gemilang dan BNI Tembilahan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ruhiyat. Acara ditutup dengan buka puasa bersama di Masjid Besar Jami’ Pulau Kijang, dilanjutkan makan bersama di kediaman Plt Camat Reteh, serta Salat Isya dan Tarawih berjamaah di masjid setempat.

Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus sarana menyerap aspirasi warga secara langsung di bulan suci Ramadan.






Tulis Komentar