Kebakaran Hebat di Tembilahan, Tiga Kios Ludes Terbakar Diduga Berawal dari Jualan Bensin Eceran
KILASRIAU.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat aktivitas di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, tepatnya di depan kantor Bulog, Ahad (28/9/2025) pagi.
Kobaran api yang disertai asap hitam pekat mengejutkan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan api berkobar tinggi melalap kios-kios di tepi jalan. Asap hitam membumbung ke udara, menutupi pandangan di sekitar lokasi. Sesekali terdengar suara letupan yang diduga berasal dari botol maupun jeriken berisi bahan bakar yang terbakar.
- Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
- Pemuda Gerbang Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Informasi di lapangan menyebutkan, api pertama kali muncul dari sebuah kios penjual bensin eceran.

“Pas saya lewat, api udah besar, asap hitam tebal banget. Kata orang sekitar, itu kios bensin yang terbakar,” ujar salah seorang warga yang sempat merekam kejadian, saat dihubungi awak media.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Inhil, Junaidy, S.Sos, M.Si, mengonfirmasi sedikitnya tiga kios terbakar dalam peristiwa tersebut.
“Ada tiga kios yang terdampak, yaitu bengkel, kios pakaian bekas, dan kios penjual bensin eceran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami kerahkan empat unit armada Damkar, dibantu relawan dan masyarakat,” ungkapnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena api cepat menjalar dari satu kios ke kios lainnya. Kondisi kios yang menyimpan bahan bakar cair diduga mempercepat penyebaran api.
Meski begitu, dengan upaya gabungan tim pemadam kebakaran dan warga, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Pihak berwenang belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi bersama tim pemadam masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Dugaan awal api berasal dari kios bensin eceran, tapi tentu perlu pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Junaidy.
Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat karena banyak warga yang berhenti menyaksikan kebakaran. Sejumlah aparat kepolisian juga turun tangan untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Tulis Komentar