Gunung Karangetang Status Tanggap Darurat, 132 Warga di Evakuasi ke Desa Paseng
KILASRIAU.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menetapkan status tanggap darurat Gunung Karangetang.
Warga berjumlah 132 orang yang diungsikan di Gereja Nazareth, Desa Kawahang, kembali dievakuasi ke selter pengungsian di Desa Paseng.
"Iya, saat ini Gunung Karangetang statusnya tanggap darurat. Ditetapkan tanggap darurat pada Rabu (6/2/2019)," kata Wakil Bupati Sitaro, John Palandung saat dihubungi via telepon, Kamis (7/2/2019).
- Tak Hanya Jaga Keamanan, Polsek Enok Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif
- Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
- Peduli Lingkungan dan Perkuat Kebersamaan, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Jalan Sehat di Kawasan Waduk
- Polsek Tanah Merah Lakukan Pengecekan Persiapan Lahan Penanaman Jagung Kuartal II
- Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
"Mereka dievakuasi ke Desa Paseng. Karena di pengungsian sebelumnya, abu vulkanik sudah tebal sekali. Air bersih di sana juga sudah mulai menipis. Hari ini sudah diangkut ke Paseng. Agar lebih mudah untuk monitor dan menyalurkan bantuan," tambah John.
Ia menjelaskan, hingga saat ini, aktivitas Gunung Karangetang masih tinggi.
"Terus mengeluarkan abu vulkanik dan sudah mengarah ke Siau Barat, dan Siau Timur," ujar John.
Sementara, Humas Basarnas Manado Feri Ariyanto merincikan, 132 warga yang diungsikan itu terdiri dari 70 orang laki-laki dan 62 perempuan.
"Warga dievakuasi ke shelter pengungsian di Desa Paseng. Ada 132 warga, laki-laki 70 orang, perempuan 62, jumlah 35 kepala keluarga (KK)," kata dia, melalui pesan singkat, saat dikonfirmasi.

Tulis Komentar