Antusiasme Warga Tembilahan Berburu Takjil di Tengah Genangan Air Pasang
KILASRIAU.com – Hari pertama Ramadhan di Tembilahan tetap berlangsung meriah meskipun sejumlah ruas jalan tergenang air pasang. Seperti yang terlihat di Jl. M. Boya dan Jl. Telaga Biru Parit 10, air yang cukup tinggi tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Pedagang mulai menjajakan dagangannya sejak pukul 15.00 WIB hingga waktu berbuka. Beragam hidangan khas Ramadhan tersedia, mulai dari kue tradisional, lauk pauk, aneka minuman segar, hingga berbagai menu berbuka lainnya.
Kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan di beberapa titik. Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan tampak berjaga untuk mengatur arus kendaraan yang melambat akibat genangan air dan ramainya aktivitas warga.
- Dukung Ketahanan Pangan, Polisi dan Perangkat Desa Cek Perkembangan Jagung Usia 8 Minggu di Pelangiran
- Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek KSKP Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Milik Warga
- Kapolsek Pelangiran Iptu Iwan Saputra: Tanaman Jagung Warga Berkembang Baik dan Terawat
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Cek 1 Hektare Lahan Jagung Pipil di Siak
- Kapolsek Pelangiran Tinjau Perkembangan Tanaman Kacang Tanah di Rotan Semelur, Pastikan Tumbuh Optimal
Nayla, salah satu warga Tembilahan, mengungkapkan bahwa berburu takjil saat Ramadhan sudah menjadi tradisi khas yang selalu dinantikan. “Selain banyak pilihan, harganya juga terjangkau. Ini yang membuat setiap Ramadhan suasananya selalu dirindukan,” ujarnya.
Meski harus menerjang genangan air, antusiasme masyarakat tetap tinggi, mencerminkan semangat kebersamaan di bulan suci. Dengan semangat Ramadhan yang tetap terjaga, diharapkan bulan penuh berkah ini membawa manfaat bagi semua, termasuk bagi para pedagang yang mengais rezeki dari momen berburu takjil.

Tulis Komentar