Panen Raya Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan Inhil 2026
Kilasriau.com, Keritang – Bupati Indragiri Hilir Herman, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Fajar Husin, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan seluruh pihak terkait pada kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I yang dilaksanakan di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kamis, 8 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan tahun 2026.
Dalam sambutan tertulis Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan Asisten I Setda Inhil, Fajar Husin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan panen raya jagung serentak.
“Kerja keras dan semangat gotong royong para petani merupakan modal utama dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.
- Kodim 0314/Inhil Gelar Bazar Ramadhan, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri
- Polres Inhil Ikuti Zoom dan Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Tempuling
- Harga Kelapa Bulat di Inhil Menuju Titik Terendah, DPD PW MOI Inhil: Ratusan Ribu Petani Kelapa Terancam Miskin
- Operasi Pasar Murah 2026, Bantu Warga Sambut Ramadan
- Bupati Inhil, Herman Instruksikan Pengawasan Ketat, Staf Ahli Turun Sidak Pasar Jelang Imlek
Ia menambahkan, panen raya jagung serentak ini menjadi bukti nyata potensi besar Kabupaten Indragiri Hilir di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Dengan luasan lahan 1 hektar di Desa Petalongan, 4 hektar di Desa Nusantara Jaya, dan 2 hektar di Desa Lintas Utara, produksi jagung memiliki peluang besar untuk terus ditingkatkan, terutama di Kecamatan Keritang.
Lebih lanjut disampaikan, Desa Petalongan yang menanam jagung seluas 1 hektar pada 18 September 2025 lalu, mampu menghasilkan panen dengan estimasi mencapai 1 ton per hektar, sehingga menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan lahan pertanian secara optimal.
“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan produksi jagung,” tambahnya.
Asisten I Setda Inhil juga menekankan pentingnya kerja sama antara petani, pemerintah, dan pihak swasta, serta penerapan teknologi pertanian yang tepat guna. Swasembada pangan, lanjutnya, merupakan cita-cita bersama yang harus diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi.
Meski demikian, tantangan sektor pertanian seperti perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, dan fluktuasi harga pasar masih memerlukan perhatian bersama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas produksi, perbaikan sistem pemasaran, serta penguatan kelembagaan petani harus terus dilakukan.
“Saya berharap panen raya jagung serentak ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Indragiri Hilir,” pungkasnya.


Tulis Komentar