32 Kasus DBD di Manggarai Timur Flores Tersebar di Tiga Kecamatan
KILASRIAU.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT selama Januari 2019 ini mencapai 32 kasus.
Merebaknya warga yang menderita DBD ini tersebar di tiga kecamatan yakni di Kecamatan Borong sebanyak 24 kasus, di Kecamatan Kota Komba sebanyak lima kasus dan di Kecamatan Ranamese sebanyak tiga kasus.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Regina Malon kepada Kompas.com, Sabtu (26/1/2019).
- Katerina Susanti Herman Bersama Organisasi Wanita Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi HPV di Inhil
- Bupati Inhil Resmikan Layanan Cath Lab dan Buka Proctorship Radiovaskuler di RSUD Puri Husada
- Bupati Inhil Resmikan Laboor Katerisasi Jantung & MembukabPelaksanaan Proctorship Radio Vaskuler
- Resmi Beroperasi, Cath Lab RSUD Puri Husada Tembilahan Jadi Harapan Baru Pasien Jantung di Inhil
- Ketua TP-PKK Inhil Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi Anak dan Vaksinasi HPV
Malon menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penanganan terhadap penyakit DBD bersama dengan 25 Puskesmas di sembilan kecamatan di Manggarai Timur.
Diantaranya, melakukan fogging di 32 titik warga terjangkit DBD. Selain itu dilaksanakan edukasi keliling tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan cara pemberantasannya kepada masyarakat.
Upaya lainnya yakni agar setiap warga memantau jentik nyamuk di rumahnya dan segera membersihkannya dengan bubuk Abate. Masyarakat yang tidur siang diimbau menggunakan kelambu dan lotion anti nyamuk.
Ciri keluhan gejala DBD yakni keluhan panas dan demam, pusing, sakit kepala, mual muntah, nyeri uluhati, gusi berdarah dan lain-lainnya. Warga dengan keluhan tersebut diimbau segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk meendapatkan penanganan medis.

Tulis Komentar