Hari Libur Tak Jadi Penghalang, Warga Tembilahan Barat Serbu Layanan Adminduk
Kilasriau.com – Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) pada hari libur terlihat tinggi.
Hal ini tampak dalam kegiatan pelayanan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di Aula Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (7/11/2026).
Tingginya minat masyarakat membuat pelayanan yang dimulai sejak pagi tersebut terus berlangsung hingga sore hari. Warga silih berganti mendatangi lokasi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
- Gandeng Polsek Keritang, Kodim 0314/Inhil Bekali Warga Kuala Lemang Pemahaman Hukum Lewat TMMD
- Kemnaker akan Selaraskan Pelatihan Vokasi dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Hilirisasi
- Ketua BKMT Inhil Pimpin Yasinan Rutin, Perkuat Silaturahmi dan Keimanan
- Bahas Proyek Karbon Mangrove bersama Tenaga Ahli UNRI, Pemkab Inhil Ingin Kelestarian Lingkungan dan Menguatnya Ekonomi Pesisir
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Resmi Dievaluasi, Wasev Tinjau Langsung Progres Sasaran Fisik di Keritang

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya dilakukan Disdukpencapil Inhil. Tingginya antusiasme masyarakat pada tahap pertama menjadi salah satu alasan pelayanan serupa kembali digelar, sekaligus sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Kepala Disdukpencapil Inhil, Meiza Hardi, mengatakan pelayanan administrasi kependudukan pada hari libur tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan ini terbuka untuk seluruh masyarakat dan tidak terbatas hanya bagi warga Kelurahan Tembilahan Barat.

"Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya kami laksanakan. Melihat antusiasme masyarakat pada pelaksanaan sebelumnya yang cukup tinggi, kami kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan di hari libur agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan," ujar Meiza.
Ia menjelaskan, dipilihnya Kelurahan Tembilahan Barat sebagai lokasi pelayanan juga dilatarbelakangi masih banyaknya warga yang secara administrasi kependudukan tercatat sebagai penduduk Kelurahan Tembilahan Hulu.
Kondisi tersebut terjadi karena Kelurahan Tembilahan Barat merupakan wilayah pemekaran yang relatif baru. Berdasarkan data Disdukpencapil, masih terdapat masyarakat yang belum memperbarui alamat domisili pada dokumen kependudukan mereka.
"Kelurahan ini masih tergolong baru. Masih banyak warga yang alamat domisilinya belum diperbarui dan masih tercatat di Kelurahan Tembilahan Hulu. Atas permohonan dari Lurah Tembilahan Barat, kami hadir memberikan pelayanan untuk membantu masyarakat melakukan perubahan alamat tersebut," jelasnya.

Selain memfasilitasi pembaruan alamat domisili, pelayanan jemput bola ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan lainnya dalam satu lokasi.
Meski demikian, Meiza menyebutkan tidak seluruh jenis pelayanan dapat diselesaikan langsung di lokasi kegiatan. Salah satunya adalah perubahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada akta kelahiran yang prosesnya harus dilakukan langsung di kantor pelayanan Disdukpencapil melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).
"Untuk perubahan NIK pada akta kelahiran, masyarakat harus datang langsung ke kantor pelayanan MPP Disdukpencapil. Hal ini karena prosesnya mengharuskan petugas bertemu langsung dengan pemohon. Akta yang lama nantinya akan ditarik untuk kemudian diterbitkan akta yang baru," terangnya.
Lebih lanjut, Meiza mengatakan pemilihan hari libur sebagai waktu pelaksanaan pelayanan merupakan salah satu strategi untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

Dengan adanya pelayanan pada Sabtu, masyarakat yang bekerja maupun masih menempuh pendidikan tidak perlu meninggalkan pekerjaan atau aktivitas sekolah hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
"Kami memilih hari libur agar masyarakat yang bekerja maupun bersekolah tetap memiliki kesempatan untuk mengurus dokumen kependudukannya tanpa harus mengganggu aktivitas sehari-hari. Kami berharap pelayanan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Lurah Tembilahan Barat, Alin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Disdukpencapil Inhil yang telah memberikan dukungan dengan menghadirkan pelayanan langsung di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran pelayanan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama warga yang selama ini membutuhkan pembaruan data kependudukan menyusul pemekaran wilayah Kelurahan Tembilahan Barat.
Alin mengungkapkan, hingga kegiatan berlangsung, sekitar 150 warga telah masuk dalam pendataan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan. Pelayanan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
"Alhamdulillah, pelayanan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 150 warga yang terdata untuk mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan. Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Disdukpencapil Inhil beserta rombongan yang telah hadir dan membantu masyarakat kami," ungkap Alin.
Ia menyebutkan, kebutuhan pelayanan yang diajukan warga cukup beragam, di antaranya pembuatan KIA, perubahan Kartu Keluarga (KK), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta penerbitan akta kelahiran.
Di sisi lain, Kapolsek Tembilahan Hulu, Iptu Andrianto, turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kelurahan maupun Disdukpencapil apabila menghadapi kendala atau permasalahan terkait dokumen kependudukan.
Ia menekankan pentingnya komunikasi secara langsung dengan instansi terkait agar setiap persoalan dapat ditangani secara tepat dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki permasalahan terkait dokumen kependudukan agar berkoordinasi langsung dengan pihak kelurahan atau Disdukpencapil. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat dicarikan solusinya sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun kegaduhan di tengah masyarakat, termasuk melalui unggahan di media sosial," tuturnya.
Tingginya jumlah warga yang memanfaatkan pelayanan tersebut menjadi gambaran bahwa layanan administrasi kependudukan di luar hari kerja masih dibutuhkan masyarakat.
Kehadiran pelayanan jemput bola diharapkan dapat memangkas kendala jarak dan waktu sekaligus mendorong masyarakat untuk memastikan dokumen kependudukannya selalu sesuai dengan kondisi domisili terbaru.

Tulis Komentar