Tas Dokter Di Jambret, Sandy Akhirnya Ditembak Polisi
Pelaku adalah Sandy Arman Saragih alias Sandy (36), warga Jalan Tandean Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi itu terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan pada kaki kirinya, Selasa (22/1).
Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Ramadhani melalui Kasubag Humas Iptu J. Nainggolan menjelaskan, kasus pencurian dengan kekerasan atau jambret yang dilakukan pelaku.
- Polres Inhil Tertibkan Balap Liar di Jalan Telaga Biru Parit 8, 14 Sepeda Motor Diamankan
- Polda Riau Intensif Ungkap Kasus Perburuan Gajah di Pelalawan, 40 Saksi Telah Diperiksa
- Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Pasar Tembilahan, Satu Tersangka Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara PTDH, Tujuh Personel Resmi Diberhentikan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Karhutla di Pekan Arba, Satu Orang Ditetapkan Tersangka
Sandy Saragih terhadap korbannya dr Nidhya Septi Ayu Eka Putri (28), warga Jalan Karya Kasih Perumahan Johor Mas Kelurahan Pangkalan Masyur, Kota Medan, terjadi saat korban melintas di Jalan Gatot Subroto Kota Tebing Tinggi.
“Saat dr Nindhya melintas di TKP dengan mengendarai sepeda motor, tiba-tiba dari arah belakang pelaku dengan mengendarai sepeda motor memepet korban dan langsung menjambret tas milik korban dan kabur.” ujarnya, Selasa (22/1) dikutip dari antara.
Beruntung warga sekitar melihat kejadian dan segera melaporkannya ke Polsek Padang Hulu.
Mendapat informasi, pihak Polsek Padang Hulu bersama Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi segera menuju TKP.
Polisi dibantu warga sekitar mengejar pelaku dan berhasil ditangkap. Polisi kemudian mengamankan pelaku dari amukan massa.
Namun saat diamankan, pelaku mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kiri pelaku dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis.


Tulis Komentar