Tas Dokter Di Jambret, Sandy Akhirnya Ditembak Polisi
Pelaku adalah Sandy Arman Saragih alias Sandy (36), warga Jalan Tandean Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi itu terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan pada kaki kirinya, Selasa (22/1).
Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Ramadhani melalui Kasubag Humas Iptu J. Nainggolan menjelaskan, kasus pencurian dengan kekerasan atau jambret yang dilakukan pelaku.
- Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
- Baru Selesai RJ Kasus Pencurian, RM Kembali Diperiksa dalam Dugaan Penggelapan
- 3 Kg Sabu Masuk Lewat Jalur Laut Inhil, Jejak Jaringan Mulai Dibongkar Polisi
- Sinergi Bea Cukai dan Polres Langsa Bongkar Peredaran 46,6 Kg Sabu Jaringan Lintas Negara
- Polsek Kateman Ungkap Dugaan Peredaran Narkotika, Satu Pria Diamankan Bersama Ekstasi dan Etomidate
Sandy Saragih terhadap korbannya dr Nidhya Septi Ayu Eka Putri (28), warga Jalan Karya Kasih Perumahan Johor Mas Kelurahan Pangkalan Masyur, Kota Medan, terjadi saat korban melintas di Jalan Gatot Subroto Kota Tebing Tinggi.
“Saat dr Nindhya melintas di TKP dengan mengendarai sepeda motor, tiba-tiba dari arah belakang pelaku dengan mengendarai sepeda motor memepet korban dan langsung menjambret tas milik korban dan kabur.” ujarnya, Selasa (22/1) dikutip dari antara.
Beruntung warga sekitar melihat kejadian dan segera melaporkannya ke Polsek Padang Hulu.
Mendapat informasi, pihak Polsek Padang Hulu bersama Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi segera menuju TKP.
Polisi dibantu warga sekitar mengejar pelaku dan berhasil ditangkap. Polisi kemudian mengamankan pelaku dari amukan massa.
Namun saat diamankan, pelaku mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kiri pelaku dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis.

Tulis Komentar