Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Kedapatan Transaksi Sabu
KILASRIAU.com - Seorang kepala desa di Kabupaten Serang ditangkap aparat Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten saat tengah melakukan transaksi narkotika jenis sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo SIK MH mengatakan, kades berinisial D (34) tersebut ditangkap bersama F (31) di Jalan Penancangan Pipa Gas, Kota Serang, Jumat, (18/01/2019).
Keduanya kedapatan tengah melakukan transaksi mencurigakan.
- PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
- Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Dua Saksi Kader IMM Resmi Diperiksa: Tim Advokasi Desak Penyidik Kembangkan Bukti CCTV DPRD Riau dan Tuntut Langkah Progresif
- Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan satu paket klip bening berisikan sabu-sabu.
"Satu paket sabu dibungkus dalam kemasan cokelat chocolatos," kata Yohanes kepada wartawan, Minggu (20/1/2019).
Saat dilakukan interogasi lanjutan, diketahui bahwa D merupakan kepala desa di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
Barang haram tersebut dipesan D dari F.
Yohanes mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat bahwa sering terjadi peredaran narkoba di sekitar Jalan Penancangan Pipa Gas, Kota Serang.
Kedua pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) lebih sub Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda di atas Rp 10 miliar.

Tulis Komentar